Hukum & Kriminal

Anggota Salah Sasaran Gerebek Kamar Kolonel TNI, Kapolresta Malang Kota Minta Maaf

Tangkapan layar video anggota Satreskoba Polresta Malang Kota minta maaf ke anggota TNI AD. (Instagram)

Malang (beritajatim.com) – Sebuah video viral di media sosial Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Kasatreskoba Polresta Malang Kompol Anria Rosa Piliang dan 4 anggota Satreskoba Polresta Malang Kota meminta maaf kepada jajaran TNI AD. Video itu diunggah di akun instagram dengan nama infokomando.

Informasi di lapangan, kronologis salah sasaran penggerebekan bermula dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Malang Kota menggerebek kamar di hotel Regents Park, Kota Malang, pada Kamis, 25 Maret 2021, sekira pukul 04.30 WIB. Kamar yang digerebek ternyata anggota TNI Kol Chb I Wayan Sudarsana (Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad) yang sedang melaksanakan tugas.

Saat itu, Kol. Chb I Wayan Sudarsana sudah menyampaikan bahwa dirinya adalah Kolonel TNI AD yang sedang bertugas, namun tetap anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota melakukan penggeledahan. Anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota menggeledah seluruh isi kamar hotel termasuk isi tas yang bersangkutan dan tidak menemukan barang bukti narkoba.

Pukul 05.27 WIB, setelah melaksanakan penggeledahan dan tidak menemukan barang bukti, keempat anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota tersebut meninggalkan Hotel. Pukul 05.30 WIB, Kol. Chb I Wayan Sudarsana hubungi Kahubdam V/Brawijaya Kol Chb Muhammad Anom Kartika.

Pukul 07.00 WIB Kahubdam V/Brawijaya Kol Chb Anom menjemput Kol Chb I Wayan selanjutnya menuju Mako Hubdam V/Brawijaya, Kota Malang. Setelah itu pada pukul 08.20 WIB, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata tiba di Kantor Hubdam V/Brawijaya. Pukul 08.30 WIH Dandim 0833/ Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadona tiba di Kantor Hubdam V/Brawijaya.

Setelah semuanya tiba, Kol Chb I Wayan Sudarsana menyampaikan kronologi kejadian yang dialami dan menyampaikan kepada Kapolresta Malang Kota untuk menekankan kepada anggotanya agar lebih teliti dan melaksanakan tindakan sesuai prosedur agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

Pukul 09.20 WIB, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Kol Chb I Wayan Sudarsana khususnya dan Instansi TNI AD pada umumnya atas kesalahan yang dilakukan oleh anggotanya. Dia berjanji akan memproses seluruh anggotanya yang melakukan kesalahan sesuai dengan Kode etik Polri secara transparan, agar kesalahan serupa tidak pernah terjadi di kemudian hari.

Kapolresta Malang Kota juga berjanji akan mengirimkan putusan kode etik nantinya kepada Kahubdam V/Brawijaya dab Wadan Denpom V-3/Malang.

Kahubdam V/Brawijaya Kol Chb Muhammad Anom Kartika, meminta agar kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari karena menyangkut nama baik dua institusi. Serta menyatakan kasus salah gerebek selesai sampai di sini.

Pukul 09.34 Wib, Anggota Satnarkoba Polresta Malang diwakili oleh Kasatreskoba Polresta Malang Kompol Anria Rosa Piliang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahannya dalam melaksanakan tugas dan siap menerima hukuman sesuai dengan peraturan yang berlaku. Permintaan maaf ini juga diikuti oleh 4 anggota Satreskoba Polresta Malang Kota yang terlibat dalam penggerebekan salah sasaran ini.

“Semua proses dilakukan oleh Polda Jawa Timur. Semua anggota Polresta Malang Kota dilarang mengeluarkan pernyataan, semua sudah ditangani oleh Polda Jatim,” tandas Kasi Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni, Jumat, (26/3/2021). [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar