Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Video Viral

Anggota Polres Jombang Aniaya Sopir Truk

Oknum anggota Polres Jombang saat memukul sopir truk, Senin (11/4/2022). [foto/tangkapan layar]

Jombang (beritajatim.com) – Sebuh video yang berisi tentang penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Jombang terhadap sopir truk, viral, Senin (11/4/2022). Video tersebut beredar secara berantai melalui media sosial.

Ada dua video. Pertama video berdurasi 30 detik yang memperlihatkan oknum diduga polisi berusaha memukul sang sopir. Tak hanya itu, pria berseragam coklat tersebut juga berusaha merebut kunci kemudi truk. Sopir dan kenek besusaha menghindari upaya pemukulan sembari berteriak minta tolong.

Piye iki tulung (bagaimana ini, tolong), penganiayaan pak jangan kaya gini, apa apaan ini polisi kayak gini,” suara dalam rekaman video itu.

Sementara, dalam video kedua terlihat sang sopir berkaus merah mengatakan dirinya mengalami penganiayaan oleh dua oknum polisi sampai wajahnya bengkak. Sopir itu juga mengaku kejadian tersebut berlokasi di Jombang.

“Pengaiayaan soko polisi arep nyegat (penganiayaan dari polisi, hendak mennyetop). tapi ngapleng lho (tapi memukul lho). Bapak e iki siji kalian kae, kejadian ten Jombang (bapak ini satu dan itu, kejadiannya di Jombang),” kata korban sembari menunjukkan wajahnya yang memerah.

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat mengakui video viral terkait pemukulan yang dilakukan oknum anggota polisi terjadi di wilayahnya. Dua video berdurasi 30 detik dan 15 detik itu terjadi di Jalan raya Desa Jabon Jombang.

“Dua orang polisi itu adalah anggota Satlantas Polres Jombang. Kami telah diberikan sanksi karena dinilai melanggar kode etik. Selain itu, peristiwa tersebut juga telah diklaim selesai oleh kepolisian setempat. Korban penganiayaan adalah A (23) asal Klaten, Jawa Tengah.

“Peristiwa ini terjadi karena adanya mis komunikasi. Karena sopir nggak mau berhenti. Dua anggota kami sudah diberikan sanksi etik. Karena bagaimanapun kekerasan itu tidak dibenarkan. Namun mereka dan sopir sudah saling memaafkan. Mereka berdamai,” katanya, Senin (11/4/2022) di Mapolres Jombang. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar