Hukum & Kriminal

Anggota DPRD Bojonegoro Ditetapkan Tersangka, Wakil Ketua Turun Tangan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro Sukur Priyanto mendatangi Mapolres Bojonegoro sebagai bentuk solidaritas terhadap satu anggota DPRD Bojonegoro yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Iwan Hari Poerwanto mengungkapkan, pihaknya terbuka dan memberi ruang kepada pimpinan DPRD untuk membesuk anggotanya yang sedang tersandung masalah hukum. “Tadi ya kami berikan ruang untuk mereka bertemu, setelah selesai ya sudah pemeriksaan dilanjutkan lagi,” ujarnya, Kamis (8/10/2020).

Namun, Sukur mengelak. Dia mengaku, bahwa kedatangannya ke Mapolres Bojonegoro adalah urusan lain dan tidak ada hubungannya dengan anggota Komisi A Muhammad Rozi yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Ada urusan lain, kebetulan saja waktunya bersamaan,” jelasnya.

Sukur mengungkapkan, kasus tersebut merupakan kewenangan pihak kepolisian. Sehingga dirinya percaya dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib. “Soal status keanggotaannya sebagai anggota DPRD nanti biar dibahas di Badan Kehormatan,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bojonegoro Wahyuni Susilowati mengungkapkan sejauh ini di badan kehormatan belum ada pembahasan soal status keanggotaan terhadap Muhammad Rozi yang ditetapkan sebagai tersangka kasus KDRT.

“Belum ada pembahasan karena belum ada surat masuk. Karena sudah masuk ranah hukum ya kita ikuti prosesnya nanti terkait tugas kedewanan akan kita rapatkan internal BK,” jelasnya.

Sekadar diketahui, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menempati kursi Komisi A DPRD Bojonegoro Muhammad Rozi hari ini ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan KDRT terhadap istrinya, berinisial AS. Korban, AS mengaku mendapat tindak kekerasan dari tersangka hingga tangannya patah dan luka lebam.

Korban berinisial AS, hari ini juga terlihat mendatangi Mapolres Bojonegoro, bersama dengan pengacara dan dua orang anaknya. Namun, pihaknya tidak memberi komentar kepada sejumlah awak media. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar