Hukum & Kriminal

Ancam Sebar Video Bugil, Laki-laki di Ponorogo Peras Mantan Pacar

Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Ponorogo berhasil mengamankan pelaku pemerasan yakni berinisial MR (22) kepada mantan pacarnya yang berinisial PK (21). Modus pemerasan yang dilakukan MR ini, mengancam akan menyebarkan vidio bugil korban. Vidio bugil itu didapat, saat pelaku dan korban masih pacaran. Saat itu vidio call pelaku meminta korban untuk bugil, nah diam-diam ternyata pelaku merekamnya.

“Jadi pelaku ini modusnya mengancam akan menyebarkan vidio bugil korban jika tidak memberikan sejumlah uang,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, Jumat (21/2020).

Setidaknya pelaku yang merupakan warga Desa Karangan Kecamatan Balong itu sudah transfer uang sebanyak Rp 5,7 juta dari korban, yang juga warga Kecamatan Balong tersebut. Korban mengaku mentransfer uang tersebut beberapa kali, hingga berjumlah Rp 5,7 juta. “Total korban sudah lima kali mengirim uang kepada pelaku MR. Lokasi transaksinya pun berbeda-beda. Pelaku menggunakan transfer antar bank,” katanya.

Karena merasa diperas, korban lantas menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya. Hingga pihak keluarga sepakat untuk melaporkan pelaku ke satreskrim Polres Ponorogo. Karena identitas pelaku sudah diketahui dan bukti-bukti transfer sudah lengkap, tidak butuh waktu lama untuk polisi menangkapnya. “Identitas dan bukti-bukti sudah lengkap, memudahkan kami untuk menangkap pelaku yang ternyata sudah berkeluarga,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku, polisi menjerat MR dengan undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Dengan ancaman hukumannya enam tahun penjara. “Pelaku sudah kami tahun di penjara Mapolres Ponorogo,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar