Hukum & Kriminal

Ambruknya SDN Gentong Pasuruan, Polisi Segera Tetapkan Satu Tersangka

Surabaya (beritajatim.com) – Satu tersangka bakal ditetapkan oleh penyidik Kriminal Khusus Polda Jatim dalam kasus korupsi dana pembangunan SDN Gentong, Pasuruan yang ambruk beberapa waktu lalu. Polisi menyebut telah mengantongi nama pelakunya.

Hal ini diungkapkan Dirkrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan. Gidion mengungkapkan pihaknya telah memperoleh berkas-berkas dan barang bukti. Selain itu, perhitungan kerugian negara juga telah dilakukan.

“Kita sudah dapat penghitungan kerugian negara. Terus nanti tinggal kita gelarkan untuk naik tersangka, satu step lagi,” kata Gideon, Kamis (2/1/2020).

Saat ditanya ada berapa tersangka, Gidion menyebut ada satu orang. Tersangka merupakan Petugas Pembuat Komitmen atau PPK.

“Sementara arahnya masih satu ya, PPK. Penyidik sudah mendapatkan penghitungan negara dan akan menentukan tersangka. Dalam waktu dekat akan kita umumkan,” pungkasnya.

Ambruknya atap SDN Gentong Kota Pasuruan ini terjadi pada Selasa (5/11/2019) sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelumnya, polisi telah menetapkan dua tersangka dari pihak kontraktor berinisial DM dan SE. Keduanya disebut lalai dan melakukan pengurangan kualitas bahan bangunan hingga menyebabkan ambruknya atap gedung SDN Gentong hingga memakan dua korban meninggal dunia dan belasan luka-luka.

Kedua tersangka ini disangkakan melanggar pasal 359 karena kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa dua orang, dan mengakibatkan luka berat serta ringan. Keduanya juga dikenakan Pasal 359 KUHP dan atau 360 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. [uci/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar