Hukum & Kriminal

Ambil Motor Balap Liar, Wajib Diantar Orang Tua dan Kepala Desa

Sidoarjo (beritajatim.com) – Ada sebanyak 50 motor hasil razia balapan liar akhir tahun yang diamankan di Mapolresta Sidoarjo. Motor-motor tersebut boleh diambil oleh pemilknya.

Namun ada beberapa syarat khusus yang harus dipenuhi oleh pemilik agar dapat membawa pulang motornya. Yakni, didampingi orang tua, kepala desa, dan melengkapi motor sesuai standar.

Waksatlantas Polresta Sidoarjo AKP Achmadi mengatakan, para pemilik motor tersebut harus datang bersama orang tuanya, kepala desa, dan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

“Surat pernyataan tersebut dibuat dengan mengetahui orang tua dan kepala desa atau RT/RW,” katanya, Selasa (5/1/2021).

Mereka juga harus membawa surat kendaraan dan mengembalikan kondisi motor sesuai dengan standar semula. Baik knalpot, spion, roda, body motor serta Tanda Nomor Kendaraan bermotor (TNKB). Semua itu dilakukan agar pemilik motor jera hingga tidak mengulangi lagi.

Meski begitu, sebelum dapat mengambil motornya, Achmadi menyebutkan, pemilik motor wajib menjalani pembinaan di Aula Bharadaksa Mapolresta Sidoarjo. Mereka diberi arahan terkait penggunaan motor agar tidak digunakan pada hal yang tidak sesuai aturan.

“Makanya kami yakin dengan begitu, para pemilik motor bisa jera dan nantinya tidak mengulangi perbuatannya, khususnya melakukan balap liar yang meresahkan banyak warga,” tegas Achmadi.

Para orang tua remaja yang datang untuk mengambil motor tersebut mengaku, akan memantau anaknya agar tak menggunakan motor untuk balap liar.

Kejadian itu merupakan pelajaran tersendiri bagi para orang tua agar lebih serius memperhatikan pergaulan anaknya.

“Tentu akan saya tegur, apalagi digunakan untuk balap liar, itu kan membahayakan diri juga, makanya ini jadi pelajaran saya sebagai orang tua,” kata ibu salah satu pelanggar balapan liar. [isa/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar