Hukum & Kriminal

Alihkan Tanah Percaton, Polisi Tahan 2 Tersangka

Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan melakukan penahanan terhadap dua tersangka tindak pidana pengalihan tanah percaton alias tanah kas desa Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Pamekasan, Rabu (22/1/2020) kemarin.

Kedua tersangka tersebut masing-masing inisial AA, yang tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) berstatus Lurah Kolpajung, serta inisial MHD yang juga tercatat sebagai PNS dan bertugas sebagai Guru SD Negeri di Kabupaten Sampang.

“Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus tipikor atas beralihnya tanah kas desa di kelurahan Kolpajung menjadi hak milik. Mereka ditahan setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh jajaran anggota Satreskrim,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, melalui Kasubag Humas AKP Nining Dyah kepada beritajatim.com, Kamis (23/1/2020).

Kasus tersebut sebelumnya sempat masuk proses sidang praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan, dengan melibatkan pihak tersangka melalui tim kuasa hukum dan Polres Pamekasan. “Dalam proses praperadilan dimenangkan Polres Pamekasan, yang diwakili Subbag Hukum Polres Pamekasan,” ungkapnya.

“Kedua tersangka ini terancam Undang-Undang RI (Republik Indonesia) Nomor 31 Tahun 1999 melalui Perubahan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi, sementara keduanya ditahan di Mapolres Pamekasan,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar