Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Alasan Ekonomi, Pria di Kediri Bisnis Pil Koplo

Kediri (beritajatim.com) – Petugas Satresnarkoba Polres Kediri menangkap Andik Sulistianto warga Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri karena berjualan narkoba jenis pil koplo. Pria 29 tahun ini nekat bisnis haram karena faktor ekonomi.

Kasat Narkoba Polres Kediri AKP Ridwan Sahara mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti oleh petugas. Tersangka diringkus dari rumahnya tanpa perlawanan.

“Dari informasi masyarakat, kami tindak lanjuti. Setelah itu, kami berhasil menangkap pelaku dari rumahnya,” kata AKP Ridwan Sahara, pada Minnggu (22/5/2022).

Awalnya tersangka berkelit menjadi seorang pengedar narkoba. Tetapi, saat petugas menemukan barang bukti 400 butir pil dobel L alias pil koplo dari rumahnya, akhirnya tersangka hanya bisa pasrah. Turut disita polisi sebagai barang bukti adalah sebuah ponsel milik tersangka yang selama ini dipakai untuk berkomunikasi dan bertransaksi dengan konsumennya.

Selanjutnya, tersangka bersama barang bukti dibawa ke Polres Kediri. Di hadapan petugas, tersangka mengaku, nekat bisnis narkoba karena faktor ekonomi. Ia membutuhkan uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Kini tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di dalam sel tahanan Polres Kediri. Polisi menjeratnya dengan Pasal 197 Undang-Undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukuman pidana penjara selama 10 tahun. [nm/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar