Hukum & Kriminal

Aksi Penipuan Catut Nama Kajari Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Aksi penipuan dengan mencatut nama Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Gaos Wicaksono terjadi di Mojokerto. Kasus penipuan tersebut dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab dengan sasaran sekolah-sekolah di Mojokerto.

Kasus penipuan tersebut terkuak setelah salah satu korbannya mengkonfirmasi terkait aksi pelaku ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto. Hal tersebut dibenarkan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Indra Subrata. Pelaku mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Gaos Wicaksono.

“Pada Jum’at tanggal 18 Juni 2021 kemarin, ada oknum melalui saluran HP menelpon salah satu Kepala Sekolah di Kabupaten Mojokerto. Oknum tersebut mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Gaos Wicaksono menggunakan nomor telepon 0821-1110-7845,” ungkapnya, Rabu (23/6/2021).

Pelaku meminta sejumlah uang yang mana uang tersebut diperintah oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati. Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto kemudian menghubungi Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto terkait kebenarannya. Ada dua korban dalam kasus penipuan dengan mencatut nama Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto.

“Yakni pakah betul nomor HP tersebut milik bapak Gaos Wicaksono (Kajari Kabupaten Mojokerto, red). Untungnya para pihak yang dihubungi oleh oknum tersebut tidak diindahkan dan langsung mengkonfirmasi kebenatannya sehingga tidak timbul kerugian. Satu korban lain mengaku sudah memenuhi permintaan oknum tersebut. Korban mentransfer uang senilai Rp25 juta,” ujarnya.

Namun korban memblokir buku tabungannya sehingga pelaku tidak bisa menerima uang transferan dari korban tersebut. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto melalui Kasi Intel menghimbau dan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten.

“Kami menghimbau untuk lebih berhati-hati dalam menanggapi telepon dari orang yang tak dikenal. Jika ada yang telepon dengan modus seperti ini, agar segera berkoordinasi dengan pihak kejaksaan maupun kepolisian sehingga tidak menjadi korban penipuan oknum tidak bertanggungjawab,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar