Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Aksi Komplotan Maling Motor di Bangkalan Berakhir di Penjara

Bangkalan (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Bangkalan membekuk komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang telah meresahkan masyarakat. Komplotan ini menyasar sepeda motor milik pengunjung pasar serta jemaah masjid saat Salat Jumat.

Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan, komplotan ini terdiri dari empat orang yaitu S (39), BA (22), U (25), dan M (27). Saat beraksi, mereka berbagi tugas.

S, BA, dan U bertindak sebagai pelaku di lapangan. Pembagian tugas cukup cermat, dengan sebagian mengawasi keadaan di saat lainnya mengeksekusi pencurian.


Hasil pencurian dijual kepada M selaku penadah. S dan BA saat ini sudah ditahan namun tersangka U dan M masih dalam pencarian polisi.

“Pengungkapan kasus ini terjadi setelah kami mendapatkan informasi bahwa pelaku M yakni penadah akan melintas di Jembatan Suramadu bersama motor hasil curian yang ia beli dari S dan BA,” terangnya, Selasa (23/8/2022).

Kepada polisi inisial M mengaku mendapatkan motor Honda Beat tersebut dari pelaku S dan BA yang ia beli seharga Rp3,6 juta. Kemudian menggunakan motor curian itu untuk melakukan kejahatan.

“Dari situlah akhirnya terungkap keterlibatan pelaku lain dan langsung kami kejar. Dua pemetik yakni S dan BA berhasil kami amankan,” ujarnya.

Sayangnya, saat berhasil meringkus dua pelaku tersebut, dua pelaku lainnya yakni U dan M berusaha kabur dari kejaran petugas. Polisi pun melakukan tembakan sehingga satu pelaku bisa ditangkap sementara satu lagi bisa kabur.

“Saya imbau agar dua pelaku menyerahkan diri karena jika tetap kabur maka akan kami lakukan tindakan tegas terukur saat berhasil kami tangkap,” tegasnya.

Wiwit juga mengatakan, komplotan Curanmor ini beraksi di tujuh  TKP berbeda. Mayoritas TKP yakni pasar Sepulu dan mesjid di Kecamatan Sepulu. Hingga penangkapan dilakukan, pelaku telah menjual seluruh hasil curiannya.

“Dari tujuh TKP juga ada tujuh motor yang berhasil dicuri dan semuanya sudah dijual. Saat ini kami dalami siapa saja yang terlibat aksi tersebut,” pungkasnya. [sar/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar