Hukum & Kriminal

Aksi Ketiga, Warga Pacitan Ini Dibekuk saat Curi HP

Pelaku Luluk Hermanto saat digiring ke Mapolsek Siman. (Foto/Polsek Siman)

Ponorogo (beritajatim.com) – Satreskrim Polsek Siman berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan yang beraksi di Desa Madusari Kecamatan Siman. Pelaku yang bernama Luluk Hermanto (31), berhasil tertangkap setelah melakukan aksi ketiga kalinya di tempat kejadian perkara (TKP) yang sama. Yakni warung milik korban Daryanti (39), warga Desa Karangan Kecamatan Balong.

“Jadi selain mencuri handphone, pelaku sebelumnya juga mencuri sejumlah uang di TKP yang sama,” Kata Kapolsek Siman Iptu Yoyok Wijanarko, Jumat (2/10/2020).

Menurut pengakuan pelaku, Iptu Yoyok menceritakan jika pelaku masuk ke warung korban dengan cara membuka as engsel pintu bagian samping. Caranya, ditusuk menggunakan bilah bambu, dan setelah keluar dikembalikan lagi seperti semula. Pada aksi pertama, Luluk Hermanto alias Aan berhasil membawa uang milik korban dengan nominal Rp 850.000,-.

Aksi kedua, pelaku berhasil mencuri handphone yang disimpan diatas meja dalam warung. Apes bagi pelaku, saat beraksi ketiga dengan mengambil dosbok dan carger, gerak geriknya mencurigakan dan diketahui oleh warga sekitar. Alhasil, pelaku ditangkap warga dan diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian. “Di aksi ketiga, pelaku Aan ketahuan dan ditangkap oleh warga,” katanya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material senilai sekitar Rp. 3.850.000,-. Belakangan pelaku yang merupakan warga Pacitan mengakui baru saja melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Sleman Jogjakarta. Barang bukti yang diamankan, Dosbok, Handphone, cargenya dan uang tunai R 137.000,- (uang sisa penjualan handphone) serta sepeda motor warna putih. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar