Hukum & Kriminal

Aksi Curanmor di Gresik Masih Marak

pelaku curanmor dilingkari merah saat mengambil motor di Jalan Perintis Perum GKB Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Memasuki masa kampanye pemilihan kepala daerah, kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Polres Gresik makin marak.

Kasus curanmor ini terjadi lagi dan dialami oleh Irzan (21) seorang pegawai salah satu toko modern di Gresik. Padahal, kondisi pagar di tempat kosnya di Jalan Perintis Perum Gresik Kota Baru (GKB) sudah terkunci, tapi tetap amblas dicuri maling.

Aksi pencurian itu, terekam kamera CCTV. Motor milik korban yakni Honda Beat L 4495 ZW yang setiap harinya dipakai mencari nafkah malah raib. “Motor saya sudah dikunci ganda. Tapi, pelaku terekam CCTV saat mengambil motor yang terparkir,” ujarnya, Senin (5/10/2020).

Diceritakan Irza, peristiwa itu bermula saat dirinya pulang kerja shift malam lalu mampir di tempat kosnya. Bersamaan itu, juga mengerjakan laporan kerja hingga larut malam.

Sewaktu akan pulang, dirinya kaget motor miliknya yang diparkir sudah tidak ada. Jaket merah diatas sepeda motornya dipindah, diletakkan di samping sepeda motor yang terparkir. “Ada dua pelaku karena terekam CCTV. Ada yang menunggu di luar dan satunya lagi masuk ke tempat kos sambil mengambil motor,” tutur Irza.

Ia menambahkan, dalam rekaman CCTV itu, pelakunya adalah laki-laki mengenakan jaket dan helm masuk ke dalam parkiran. “Sebenarnya ada empat sepeda motor yang terparkir. Entah mengapa, hanya motor saya yang dicuri,” imbuhnya.

Aksi pencurian ini bukan pertama kali terjadi. Pekan lalu, lima motor juga hilang digasak pencuri. Sementara itu secara terpisah, Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan, terkait dengan kejadian pihaknya akan melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku aksi kejahatan. “Kami akan melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku kejahatan. Kami tidak akan mentolerir,” tandasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar