Hukum & Kriminal

Akademisi Desak Pengalihan Aset NU Gresik Jadi Hotel Segera Dituntaskan

Gresik (beritajatim.com) – Aset lahan milik PCNU Gresik yang akan beralih fungsi menjadi hotel bintang tiga harus segera dituntaskan. Penegasan ini disampaikan oleh Akademisi NU yang juga pengurus ranting NU Desa Jerebeng, Kecamatan Dukun, Gresik, Suyanto, SH kepada beritajatim.com, Rabu (8/5/2019).

Menurut Suyanto yang juga berprofesi sebagai notaris ini menuturkan, soal aset lahan tersebut juga harus dilihat secara rinci. Apakah milik pribadi (perorangan) atau lembaga. Jadi, kedua-keduanya harus melalui mekanisme aturan yang berlaku.

“Kalau beralih fungsi atas nama pribadi harus ada runtutannya. Kalau masih atas nama lembaga juga sama, siapa pengurusnya dan siapa ketuanya itu saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, dirinya mengetahui ada informasi aset lahan PCNU Gresik akan dibangun hotel bintang dari media. Karena itu, agar tidak berlarut-larut sebaiknya pengurus PCNU Gresik dikumpulkan lalu diajak rapat bersama supaya cepat tuntas.

“Sekarang tinggal diruntut saja, kalau beralih ke perorangan, siapa pemegang sahamnya. Lalu seberapa besar saham yang dikuasai. Itu atas nama pribadi. Namun, kalau atas nama lembaga semua pengurus yang masih aktif harus tahu,” ungkap mantan pengurus cabang LPBH-NU Gresik.

Seperti diberitakan polemik beralihnya aset lahan PCNU Gresik yang berada di sisi timur exit jalan tol Kebomas terus bergulir. Bahkan, ada dugaan lahan tersebut akan digarap oleh PT Graha Indo Berkah untuk dijadikan hotel.

Lahan seluas 49.000 m2 itu, saat ini telah dipagari seng berkeliling. Kondisi tersebut berbeda beberapa bulan sebelumnya. Dimana, di lahan tersebut ada tulisan papan berwarna hijau yang berbunyi ‘Tanah Ini Milik PCNU Gresik’ yang saat ini telah dirobohkan. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar