Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Ajakan Nikah Ditolak, Pria Beristri Asal Lamongan Ini Tega Aniaya WIL di Kos

Pelaku, Faris Ardiansyah (31), yang kini sudah diamankan oleh polisi.

Lamongan (beritajatim.com) – Kepolisian Lamongan berhasil meringkus seorang pria bernama Faris Ardiansyah (31), yang tega menganiaya Wanita Idaman Lain (WIL) berinisial KW (29), lantaran menolak diajak menikah.

Meski sudah beristri, pelaku yang merupakan warga Desa Sungegeneng Kecamatan Sekaran ini masih saja memaksa wanita yang berasal dari Desa Banjarejo Bojonegoro itu untuk diajak nikah. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, sebelumnya hubungan antara korban dan pelaku terbilang normal dan tanpa diwarnai keributan yang berarti.

Namun, hal itu berubah sejak pelaku berniat mengajak korbannya untuk membina mahligai rumah tangga bersama, pada sekira pukul 23.21, beberapa hari yang lalu.

Mengenai alasannya menolak ajakan nikah itu, KW mengaku, karena pelaku tak jujur kepadanya dan ternyata pelaku sudah memiliki seorang istri yang sah sampai hari ini. “Dia (Pelaku) ngajak nikah. Tapi saya menolak karena dia punya istri,” kata KW, yang tinggal di kos, Dusun Nginjen Desa Pandanpancur Kecamatan Deket, kepada polisi di Polsek Deket.

Setelah mengetahui ternyata ajakannya bertepuk sebelah tangan, sontak pelaku yang sakit hati ini langsung meradang hingga cekcok pun tak terhindarkan. Saat kondisi kian memanas, pelaku tiba-tiba menganiaya dan melayangkan pukulan ke bagian wajah wanita idamannya saat berada di kos.

Lebih lanjut, lantaran tak terima atas perlakuan kasar pelaku kepadanya, korban akhirnya memberanikan diri untuk melaporkan apa yang dialaminya ke Polsek Deket. “Laporannya, karena dugaan penganiayaan. Ada hasil visum,” kata Kapolsek Deket, AKP Sri Iswati didampingi Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro, Kamis (19/5/2022).

Mendapat laporan tersebut, AKP Sri menuturkan, kemudian aparat kepolisian langsung memburu pelaku ke kediaman yang berada di Desa Sungegeneng Kecamatan Sekaran.

Tak butuh waktu lama, pelaku yang tinggal bersama ibu dan istrinya itupun langsung digelandang ke Mapolsek dan kini harus menikmati pengapnya sel tahanan Polsek Deket demi mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Pelaku ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 351 tentang tindakan penganiayaan,” pungkas AKP Sri.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar