Hukum & Kriminal

Ahli Konfirmasikan Adanya Persoalan dalam Pembangunan Pasar Manggisan Jember

Jember (beritajatim.com) – Jaksa sudah mendatangi Pasar Manggisan di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, bersama kontrator, pejabat pembuat komitmen (PPK), dan pejabat pelaksana teknis kegiatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember Herdian Rahardi kepada wartawan, Kamis (1/8/2019). Direktur Utama PT Dita Putri Waranawa Agus Salim, PPK yang juga mantan kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Anas Maruf, dan PPTK Eko dihadirkan. Selain itu ada ahli dari Fakultas Teknik Universitas Jember.

Herdian mengakui proses pengusutan kasus dugaan korupsi dalam pembangunan Pasar Manggisan berjalan lama, karena ahli yang dimintai bantuan juga mendapat tugas di Bondowoso. “Selain harus menghitung nilai fisik progress pengerjaan Pasar Manggisan, ahli juga dimintai Kejaksaan dan Polres Bondowoso untuk mengaudit fisik pekerjaan di sana. Mereka membagi waktu. Jadi kalau ada informasi di luar bahwa penanganan perkara ini tidak on the right track, itu tidak benar,” katanya.

Pengecekan bersama dilakukan di Pasar Manggisan untuk mengklarifikasi proses pembangunannya. “Jadi dari hasil temuan, ada beberapa kekurangan item pekerjaan maupun kualitas bahan,” kata Herdian. Temuan oleh ahli tersebut dibenaran kontraktor pelaksana.

Rencananya analisis ahli dari Fakultas Teknik Universitas Jember akan dikolaborasikan lagi dengan ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan Jawa Timur. “Jadi hasil pemeriksaan oleh saksi maupun barang bukti yang kami dapat dan hasil pemerisaan ahli terkait kondisi fisik di lapangan, kami sajikan semua ke ahli dari BPKP. Dengan fakta seperti ini, perbuatan melawan hukum apa saja yang terjadi dan siapa yang harus bertanggungjawab atas perbuatan melawan hukum yang timbul. Dari (keterangan) ahli, kami kerucutkan tindak pidana korupsinya itu pada tahap apa,” kata Herdian.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua tim yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Jember Ponco Hartanto bergerak menyita dokumen-dokumen dari Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, Kamis (20/6/2019).

Dokumen yang disita antara lain dokumen kontrak, dokumen lelang, dokumen konsultan, pengawas proyek. Jaksa juga melakukan duplikasi atau kloning data komputer terkait proses lelang pembangunan Pasar Manggisan dan pasar-pasar lainnya di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pembangunan Pasar Manggisan menjadi sasaran pengusutan pertama kejaksaan sebagai pintu masuk untuk mengusut dugaan penyimpangan di pasar-pasar lainnya. “Masyarakat melihat, bahwa (pembangunan) Pasar Manggisan yang seharusnya selesai pada 31 Desember 2018, ternyata belum tuntas dan kelihatannya belum bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ponco saat itu. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar