Hukum & Kriminal

Ada Perempuan Mondar-mandir Sebelum Bayi Dibuang di Siman Ponorogo

Kanit Reskrim Polsek Siman, Aiptu Heri Hartono menunjukkan kardus yang digunakan untuk membuang bayi malang itu. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) –  Bayi yang ditemukan warga di teras sebuah rumah di Kelurahan Ronowijayan Kecamatan Siman Ponorogo berjenis kelamin perempuan. Berat badan bayi 2 kilogram dengan panjang 45 centimeter. Bayi ditemukan diselimuti kain putih di dalam kardus. Selain kain putih, juga ditemukan kaos warna hitam di dalam kardus tersebut. Usia bayi diperkirakan baru satu minggu.

“Kemungkinan umur bayi masih seminggu. Pusarnya sudah pupak tapi masih berair,” kata Kanit Reskrim Polsek Siman, Aiptu Heri Hartono, Selasa (15/6/2021).

Atas penemuan bayi tersebut, Polsek Siman menggali informasi dengan memeriksa saksi-saksi. Salah satu saksi mengatakan, sebelum ditemukan bayi tersebut, ada perempuan yang mondar-mandir di sekitar TKP.

“Jadi setelah ada perempuan yang mondar-mandir, ada orang teriak-teriak menemukan bayi,” katanya.

Heri menyebut kondisi bayi dalam keadaan sehat, aktif gerakannya. Untuk sementara bayi di rawat di rumahnya. Sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.

“Kondisi bayi sehat, sementara dirawat di rumah saya, sambil menunggu lidik lebih lanjut,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penemuan bayi terjadi di Ponorogo, tepatnya di gang masjid Jalan Menur Kelurahan Ronowijayan Kecamatan Siman. Bayi ditemukan di teras rumah salah satu warga setempat. Bayi ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB, ditempatkan di dalam kardus dan diselimuti kain putih.

“Ya karena di dalam kardus, saya kira awalnya anak kucing,” kata Mohammad Munajat, saksi yang pertama kali menemukan bayi tersebut.

Munajat yang merupakan warga Pulung ingin ke rumah adiknya untuk mengajak takziah. Kebetulan rumah adiknya itu kosong, nah dirinya duduk di teras. Kemudian melihat kardus, setelah diperhatikan isinya bayi yang berkelamin perempuan.

“Bayi masih dalam keadaan hidup tetapi ya tidak menangis,” katanya.

Munajat memperkirakan bayi tersebut berumur sekitar seminggu. Sebab, saat dilihat tali pusar bayi sudah putus. Dirinya kemudian memberitahukan penemuan bayi tersebut kepada para tetangga adiknya.

“Pak RT melaporkan ke Polsek Siman, bayi kemudian dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan,” pungkasnya. (end/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar