Hukum & Kriminal

Ada Kode Khusus di Kemasan Magnesium Tanaman yang Berisi Sabu

Bungkus Magnesium Chelate vitamin tanaman buah yang isinya narkoba jenis sabu saat diamankan BNNP Jatim, Rabu (9/9/2020). [Foto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Ada kode khusus pada bungkus magnesium tanaman yang dikirim dari Malaysia ke Surabaya. Nah, kemasan yang bertanda khusus itulah di dalamnya terdapat narkoba jenis sabu-sabu (SS). Demikian diungkapkan Brigjen Pol Bambang Kepala BNNP Jatim di lokasi penggrrebekan, yakni ruko dua lantai di Jalan Gunung Sari Tambak, Surabaya, Rabu (9/9/2020).

Bambang mengungkpkan, pihaknya menemukan adanya kode khusus di kemasan bergambar vitamin tanaman buah ini. Dalam kemasan bertuliskan EDTA – 6 % Magnesium Chelate ini terdapat sabu seberat 1 kg setiap kemasan 1000 gram.

“Prediksi kita, yang sudah beredar selama 3 hulan kurang lebih 90 kg. Sebab sekali pengiriman biasanya 8 bungkus atau 8 kg. Frekuensinya sebanyak 11 kali selama 3 bulan ini. Kurir diminta mengambil bungkus plastik klip berlogo dan nama sama, tapi berbeda pada scan barcode,” jelas Bambang di lokasi penggrebekan.

“Kemasan magnesium yang berisi narkoba ini barcode-nya menggunakan stiker kertas. Bukan barcode yang tersablon seperti plastik asli berisi magnesium atau vitamin tanaman buah ini,” lanjutnya.

Ruko dua lantai di Jalan Gunung Sari Tambak ini sudah buka tiga bulan terakhir. Selama tiga bulan, terdapat pengiriman puluhan magnesium atau vitamin buah. Jika dalam sepuluh kemasan ukuran 1 kg, terdapat 1 kg sabu, maka diperkirakan sabu yang sudah beredar di Sokobana, Sampang dan Surabaya mencapai 90 kg lebih.

Adalah Septian (24), warga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang menjadi kurir sabu sekaligus penjaga ruko. Dia mengaku bahwa ketika ada pengiriman barang beberapa dus, maka seorang berinisial AA yang berada di Malaysia akan menelepon.

Sang bos memberi tahu akan ada yang membeli sampel atau contoh produk vitamin tanaman buah ini. AA juga memberitahu bahwa sampel tanaman yang ternyata berisi sabu ini memiliki barcode stiker tempelan.

Petugas BNNP Jawa Timur saat melakukan pendataan 8 kg sabu yang diamankan di ruko penjualan magnesium tanaman di Ruko Gunungsari Tambak, Surabaya, Rabu (9/9/2020).(Manik Priyo Prabowo)

“Meski sudah bekerja 3 bulan, namun saya tidak tahu kalau kiriman itu adalah sabu-sabu. Tahunya ya karena pak polisi menggrebek ruko ini tadi. Total saya disuruh mengirim sebanyak 11 kali. Setiap mengirim rata-rata 8 bukus atau 8 kg. Ada juga yang 10 kg,” katanya.

“Pengiriman hanya di seputaran Rungkut Surabaya. Yang mengambil barangnya ada yang pakai motor dan ada yang pakai mobil. Kalau soal narkoba di sound system atau pengeras suara saya gak tahu,” bebernya.

Sementara itu, menurut petugas BNNP Jatim tercatat ada 180 lebih bungkus magnesium asli berisi 1 kg. Selain itu petugas juga mengamankan 8 kg sabu yang terbungkus dalam 8 plastik berlogo magnesium ukuran 1 kg.

Hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung dan petugas memburu pengedar sabu yang sempat memesan sebanyak 90 kg tersebut. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar