Hukum & Kriminal

Ada HOS Cokroaminoto dalam Hari Terakhir Operasi Zebra Semeru di Ponorogo

Kasatlantas Polres Ponorogo AKP. Bambang Prakoso memberikan helm kepada pengguna jalan didampingi Polisi yang menjadi HOS Cokroaminoto.(foto : Endra Dwiono).

Ponorogo (beritajatim.com) – Ada hal yang berbeda dalam operasi Zebra Semeru 2019 yang sudah memasuki hari terakhir ini. Ada dua petugas kepolisian yang memakai baju tradisional layaknya pejuang. Ternyata petugas tersebut berpenampilan seperti pahlawan Nasiono HOS Cokroaminoto. Sontak penampilan mereka pun menjadi daya tarik dari masyarakat yang terjaring pada operasi kali ini.

“Sengaja petuga kami ada yang berdandan ala pahlawan Nasional. Ini dilakukan dalama rangka menjelang hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November nanti,” kata Kasatlantas Polres Ponorogo AKP. Bambang Prakoso, saat ditemui beritajatim.com, Selasa (2/11/2019) siang.

Kenapa harus menjadi HOS Cokroaminoto, jawab Bambang karena beliau merupakan pahlawan nasional yang asli dari Ponorogo. Bambang menyebut jika dalam dua minggu pelaksanaan operasi Zebra Semeru 2019, sebanyak 80 persen pelanggar merupakan pelajar. Mereka, pelajar yang masih dibawah umur tersebut, memaksakan diri untuk menaiki kendaraan bermotor. “Kebanyakan pelajaran yang terjaring razia ini adalah pelanggar yang tidak mempunyai surat ijin mengemudi (SIM),” katanya.

Ke depan, kata Bambang pihaknya akan bekerja sama dengan sekolah untuk mengedukasi siswa-siswanya. Dia menyebut sebenarnya Polres Ponorogo sudah melakukannya, namun karena setiap tahun ada ada siswa baru jadi masih ada saja pelajar yang melanggar. “Kami tidak akan bosan-bosannya sosialisasi ke sekolah-sekolah dan juga penegakan hukum bagi pelanggar,” katanya.

Dengan adanya operasi Zebra Semeru selama dua pekan ini, Bambang mengaku tidak ada kenaikan untuk pemohon pembuatan SIM baru. Banyaknya masyarakat yang berada di kantornya karena proses pengambilan SIM. Dimana sebelumnya materinya masih kosong dan akhir-akhir ini merupakan tahap penukaran. “Permintaan pemohon SIM baru masih normal, sekitar 200 pemohon setiap hari,” pungkasnya.(end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar