Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Acungkan Pisau pada Polisi, Warga Surabaya Akhirnya Ditembak

Tiga tersangka curanmor saat diperkenalkan ke publik.

Surabaya (beritajatim.com) – Yulianto (40) warga Jalan Tanah Merah, Surabaya, harus ikhlas kakinya didor petugas kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Sukolilo. Penembakan dilakukan usai ketahuan mencuri dan melakukan perlawanan dengan mengacungkan pisau terhadap petugas, Jumat (07/01/2022) di jalan Asempayung, Gebang Putih.

Selain Yulianto, petugas juga menangkap dua orang rekannya. Terdiri dari Putra (22) warga Tanah Merah dan Mandela warga Kalilom Utara.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, AKP Zainul Abidin menjelaskan, penangkapan ketiganya bermula dari laporan masyarakat terkait kejahatan curanmor di wilayah Gebang Putih. Pihaknya yang mendengar laporan tersebut lantas menerjunkan tim dan mendapati pelaku pencurian sedang kabur.

“Ada laporan masuk sehingga kami langsung melakukan pengejaran. Sayangnya, satu tersangka melawan saat kami tangkap sehingga kami lakukan tindak tegas terukur agar tidak membahayakan masyarakat,” ujar Abidin, Jumat (14/01/2022).

Abidin menambahkan, pelaku lain yang dipanggil Blecky sempat melarikan diri. Kini, pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Identitas sudah kami kantongi, jadi sedang kami kejar,” imbuhnya.

Dari penyelidikan polisi, kkomplotan curanmor ini bergerak bersama-sama untuk mencari sasaran. Karena sudah pengalaman, hanya butuh waktu beberapa detik untuk mengeksekusi satu motor. Selain itu, polisi menemukan bahwa para tersangka melakukan kejahatan serupa di 4 tempat berbeda.

“Yuli ini residivis sebanyak dua kali dan baru keluar Desember 2021. Sedangkan Putra juga residivis di kasus yang berbeda. Jadi komplotan ini memang sudah pengalaman,” pungkasnya.

Dari penangkapan ini, polisi menyita satu pisau penghabisan, sepeda motor Mio L 5486 yang digunakan sebagai sarana dan Kunci T.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP pemberatan dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati