Hukum & Kriminal

BNN Kediri Amankan Sopir Bus Positif Zat Morfin

Kediri (beritajatim.com) – Petugas BNN Kabupaten Kediri mengamankan Naam, sopir bus jurusan Surabaya – Blitar. Pasalnya, dia dinyatakan positif mengadung zat morfin.

Naam sempat menjalani tes urine bersama puluhan sopor dan kernet bus di Terminal Pare, Kabupaten Kediri. Hasil tesnya menunjukkan bahwa air seni Naam mengandung zat narkotika yang berbahaya.

Zat morfin dapat menyebabkan penggunanya merasakan lemas. Kondisi tersebut sangat berbahaya bagi sopir serta penumpang bus yang dikemudikannya.

dr. Fairus, dokter BNN Kabupaten Kediri mengatakan, zat morfin biasanya digunakan oleh medis dalam kandungan obat pereda rasa nyeri. \\\”Pengguna zat morfin merasakan tubuhnya lemas,\\\” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil assasment BNN, Naam mengaku, mengkonsumsi obat pereda rasa nyeri tersebut untuk mengobati gangguan paru dan jantungnya. Kendati demikian, Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP Lilik Dwi Indarwati tetap akan menyelidiki kasus ini.

\\\”Bila yang bersangkutan mengaku tengah mengkonsumsi obat, kami minta untuk menunjukkan, termasuk resep dari dokter,\\\” tegasnya.

BNN meminta agar Naam tidak melanjutkan aktivitasnya mengemudikan bus. Dia menghendaki supaya PO Bus mengganti dengan sopir baru untuk keselamatan sopir dan penumpang.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2018 BNN Kabupaten Kediri berhasil mengungkap kasus narkotika dari tiga jaringan besar dan lima tersebut. BNN juga menyita barang bukti sabu seberat 358,02 gram, ganja 19,89 gram serta pil dobel L 221.000 butir. Selain itu, BNN juga merehabilitasi 72 pengguna narkoba dari usia 11 hingga 65 tahun. [nng/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar