Hukum & Kriminal

87 Pengendara di Sidoarjo Terjaring Razia PSBB

Sidoarjo (beritajatim.com) – Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo melakukan razia pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Jenggolo Sidoarjo, Kamis (28/5/2020).

Dari razia tersebut ada puluhan warga terjaring dalam sasaran tidak mematuhi aturan physical distancing. Bagi para pelanggar, petugas menyita sementara KTP bagi pengendara yang melanggar. KTP boleh diambil setelah selesainya pelaksanaan PSBB jilid III.

“Bagi warga yang terjaring razia, KTP ditahan sementara. KTP bisa diambil setelah pelaksanaan PSBB selesai,” kata Kasat Satpol PP Sidoarjo, Widiantoro Basuki.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Sat Pol PP Sidoarjo, Yani Setyawan menambahkan, razia gabungan hari ini melibatkan dari semua unsur petugas diantaranya TNI, Polri dan Satpol PP.

Hasil dari razia tersebut ada 87 pengendara yang tidak mematuhi aturan PSBB. KTP para pelanggar bisa diambil di Kantor Satpol PP Sidoarjo setelah pelaksanaan PSBB selesai.

Persyaratannya, sambung Yani, mereka harus membawa suket dari desanya masing-masing. “Keterangan dari desa bahwa telah melakukan kegiatan sosial di desanya harus dicantumkan,” tegasnya.

Banyak pengendara roda dua yang terkena razia karena melanggar aturan, yakni berboncengan yang tidak satu alamat. Selain itu juga masih banyak ditemui pengendara baik roda dua maupun empat yang tidak mengenakan masker dan lupa tidak membawa kartu tanda penduduk.

Pengendara yang melanggar di data identitasnya selanjutnya akan diserahkan ke pihak desa. Pihak desa nantinya akan memberikan sanksi kerja sosial di lingkungan masing-masing.

“Setelah selesai melakukan kerja sosial, pihak desa nantinya akan mengirim surat keterangan kepada Satpol PP dan pelanggar diperbolehkan mengambil kartu identitas setelah selesainya PSBB jilid III pada tanggal 9 Juni mendatang,” pungkas Yani. (isa/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar