Hukum & Kriminal

80 Orang Terlibat Penganiayaan dan Pengrusakan Rumah di Situbondo

Situbondo (beritajatim.com) – Polda Jatim menggelar konferensi pers terkait kasus kekerasan dan pengrusakan oleh perguruan silat PSHT yang terjadi di desa Kayuputih, Kecamatan Panji dan Desa Trenbungan, Kecamatan Mangaran, Situbondo, Rabu (12/8/2020). Dalam rilis tersebut, polisi menyebut menerima 5 laporan terkait dengan kekerasan dan 19 laporan Polisi terkait pengrusakan.

Dari laporan itu, sedikitnya 80 orang diamankan Mapolres Situbondo. “Sampai hari ini sudah mengamankan 80 orang dan ditetapkan tersangka sebanyak 45 orang dari 2 TKP,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Rabu (12/8/2020).

Menurut Trunoyudo, sejak adanya laporan kejadian itu penanganan kasus dibackup langsung oleh Ditreskrimsus Polda Jatim. Petugas melaksanakan tugas secara professional dan sudah diamankan tersangka yang sedang proses penyidikan.

“Kami juga menyesalkan kejadian yang terjadi di Situbondo, seharusnya tidak terjadi apalagi melibatkan anak di bawah umur dan suatu organisasi harusnya bisa melindungi masyarakat,” terangnya.

Selain menetapkan 45 tersangka, Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya bendera, batu, pecahan kaca, handpohone dan sebilah bambu.

“Polda Jatim dan Jajaran tidak mentolelir aksi anarkis, proses penyidikan kasus kekerasan dan pengrusakan terus berjalan serta Polisi saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus di Situbondo,” imbuhnya. (rin/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar