Hukum & Kriminal

Gelar Perkara di Polres Tanjung Perak Surabaya

72 Orang Berbaris dengan Tangan Terborgol

72 Pelaku kejahatan dan penyalahgunaan narkoba berhasil diamankan Polres Tanjubg Perak Surabaya, Kamis (19/3/2020). Selain pelaku 30 KG Sabu juga diamankan dan dimusnakan. (manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Berbaris dan kondisi tangan terborgol, 72 orang penyalahgunaan kasus narkoba dan pelaku kejahatan lain menjalani gelar perkara di Polres Tanjung Perak Surabaya, Kamis (19/3/2020). Para pelaku ini diamankan oleh petugas lantaran menyalahgunakan narkoba.

Selain jual beli, para pelaku ini juga pemakai narkoba. Pengungkapan kasus Narkotika jenis sabu ini merupakan jaringan Sokobanah, Madura. Dalam ungkap kasus menonjol awal Tahun 2020 ini, juga dipamerkan pelaku tindak pidana kejahatan jalanan atau yang biasa disebut 3C (Curat, Curas, Curanmor).

Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono, mewakili Kapolda Jatim memimpin gelar ungkap kasus Curat, Curas Curanmor (3C), juga kasus Narkotika Sokobanah jaringan Internasional.

“Yang paling menonjol adalah jaringan internasional yaitu pengungkapan sabu jaringan internasional Malaysia,” sebut Awi, Kamis (19/3/2020).

Dari 72 orang pelaku adalah kebehasilan pengungkapan kasus Narkotika juga 3C bulan Januari sampai dengan bulan Februari oleh Polres Tanjung Perak dan jajarannya. Selain pelakunya, barang bukti sabu seberat 30 kilo gram, 37 gram ganja juga 20 butir ektasi juga dimusnahkan dengan cara dibakar dalam mesin incenerator milik BNNP Jatim. Dari narkotika jaringan Malaysia ke Sokobanah, petugas juga jajaran Polres Tanjung Perak menyita sabu sekitar 30 kilo gram.

“Dari puluhan kilo itu, ada sedikitnya 450 ribu orang yang bisa diselamatkan. Sehingga kami harapkan bisa terus bersama masyarakat untuk memberantas penyalahgunaan narkoba dan mencegah aksi kejahatan,” tambah Kombes Pol Awi didampingi Kapolres Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum.

Sementara kasus 3C yang paling menonjol yakni kejahatan jalanan berupa jambret, maling motor, dan bajing loncat berupa pencurian kontainer.

Kontainer itu, dari kawasan Tanjung perak di jalan Tanjung Tembaga yang seharusnya barang ini dikirim ke daerah Rungkut kemudian oleh pelaku dipindahkan ke daerah gudang pergudangan di daerah Gedangan.

Di sana, dibongkar dan isinya dijual kepada orang dan pelaku utamanya yakni sopir sudah diamankan juga beberapa pelaku lainnya. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar