Hukum & Kriminal

719 Orang Terjaring Operasi Yustisi di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 719 orang di Kabupaten Pamekasan, terdata sebagai pelanggar penerapan protokol kesehatan Coronavirus Disease 2019 yang terjaring Operasi Yustisi yang digelar sejak Senin (14/9/2020) hingga Sabtu (31/10/2020) lalu.

Jumlah tersebut merupakan pelanggar protokol kesehatan Covid-19 yang harus menjalani dua jenis sanksi berbeda, meliputi sebanyak 350 orang mendapatkan sanksi sosial, serta sebanyak 369 orang mendapatkan sanksi administratif.

Giat operasi yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melalui edaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, melibatkan sejumlah instansi terkait dengan format operasi gabungan. Meliputi petugas dari TNI-Polri, Kejaksaan Negeri (Kejari) hingga  Pengadilan Neger Pamekasan.

Selain itu, juga terlibat personil Tim Satgas Covid-19 Pamekasan yang terdiri dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab Pamekasan. Seperti Dinkes, Dishub hingga Satpol-PP Pamekasan. “Hingga saat ini, giat Operasi Yustisi masih berlanjut,” kata Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol-PP Pamekasan, Yusuf Wibiseno, Senin (9/11/2020).

“Terhitung sejak 14 September hingga 31 Oktober 2020, total pelanggar Operasi Yustisi terdata sebanyak 719 orang. Meliputi sebanyak 350 orang pelanggar dengan sanksi sosial, serta sebanyak 369 orang pelanggar dengan sanksi administratif,” ungkapnya.

Proses penindakan tersebut sebagai upaya melanjutkan surat edaran dari Bupati Pamekasan Nomor 50 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, khususnya di kabupaten Pamekasan.

“Mengacu pada regulasi tersebut, juga disertakan upaya mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Jadi selain penindakan, kita juga gencar melakukan upaya eduksi dan mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Namun demikian pihaknya menilai angka pelanggar dari waktu ke waktu mengalami penurunan, sekaligus menandakan sikap disiplin masyarakat sudah mulai tumbuh. “Hal ini terbukti dari total pelanggar yang mengalami penurunan sejak awal operasi, kalau pada awal operasi bisa sampai ratusan orang, saat ini sudah menurun dengan angka sekitar puluhan orang saja,” sambung Yusuf.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau sekaligus mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Tujuannya untuk bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Mari kita bersama meningkatkan sikap disiplin menjalankan aturan, karena disiplin merupakan salah satu kunci utama mengakhiri pandemi ini,” ajaknya.

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Minggu (8/11/2020) kemarin. Terdata sebanyak 369 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, meliputi sebanyak 14 orang dalam proses isolasi, 32 orang meninggal dunia, serta sebanyak 323 orang dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 961 orang, meliputi sebanyak sebanyak 27 orang dalam pengawasan, 61 orang meninggal dunia, serta sebanyak 873 orang dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar