Hukum & Kriminal

7 Polsek di Polres Magetan Tidak Bisa Lakukan Penyelidikan

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana.(Foto/Ade Mas Satrio).

Magetan (beritajatim.com) – Tujuh kepolisian sektor (polsek) di wilayah hukum Polres Magetan tidak dapat lagi melakukan penyidikan terhadap para pelaku kejahatan di Kabupaten Magetan.

“Keputusan itu merupakan tindak lanjut program prioritas Kapolri. Tujuh polsek itu masuk dalam 1.062 polsek di Indonesia yang tidak dapat melakukan penyidikan sebagaimana Keputusan Kapolri Nomor: Kep/613/III/2021,” kata Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana kepada beritajatim.com, Rabu (7/4/2021).

Menurut Festo, polsek tersebut akan fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Kendati demikian, polsek tersebut tetap bisa menerima laporan dari masyarakat, kemudian menyelesaikan secara kekeluargaan. “Dengan demikian, tidak membawa kasus itu hingga ke pengadilan. Cukup diselesaikan secara kekeluargaan dengan pihak-pihak terkait,” paparnya.

Namun, jika kasus tindak pidana ada yang dirugikan dan bisa sampai ke pengadilan, akan diambil alih oleh Polres Magetan. Sebagian penyidik di Tujuh unit reskrim polsek, akan ditarik ke polres untuk memperkuat pemberkasan.

“Polsek hanya menangani mediasi kasus-kasus kategori ringan, misalnya penganiayaan dan penghinaan ringan. Kasus pencurian dan kejahatan lain akan ditangani polres,” ujar Festo.

Kapolres lantas menyebut tujuh polsek itu, yakni Polsek Poncol, Lembeyan, Bendo, Sukomoro, Kartoharjo, Karas dan Nguntoronadi. “Untuk pelaksanaanya kita masih menunggu petunjuk dari pusat, kapan pelaksanaannya,” tutupnya.(asg/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar