Hukum & Kriminal

7 Pelanggaran Yang Bakal Disikat Polres Kediri Selama Operasi Patuh 2020

Kediri (beritajatim.com) – Bagi setiap pengendara yang melintas wilayah hukum Polres Kediri harus benar-benar taat dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Pasalnya selama dua minggu kedepan kepolisian menggelar Operasi Patuh Semeru 2020.

Menurut Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, ada tujuh poin pelanggaran yang bakal ditindak dalam operasi ini.

“Tujuh poin pelanggaran yang bakal kami tindak tegas pertama pengendara anak, melebihi batas kecepatan, pengaruh alkohol, penggunaan ponsel, tidak menggunakan helm standar, roda empat tidak savety bell, serta melawan arus,” tegasnya usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2020.

Apel gelar pasukan ini sendiri berlangsung di halaman belakang Polres Kediri jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Pare. Apel diikuti oleh Anggota Polres Kediri.

Masih kata Kapolres, operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta untuk menekan angka kecelakaan. Selain itu juga bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif paska Hari Raya Idul Fitri dan menjelang Idul Adha.

“Kemudian juga untuk mengantisipasi adanya arus mudik dan arus balik dalam kegiatan Hari Raya Idul Adha. Sehingga harapannya tidak terjadi penumpukan, dan penyebaran Covid-19 dapat ditekan,” tambahnya.

Polres Kediri melalui Satuan Lalu Lintas hanya akan melakukan penindakan dengan skala prioritas. Yang dimaksud adalah pelanggar yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan gangguan kelancaran arus.

Melalui operasi patuh ini, Kapolres berharap angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. Pun demikian dengan jumlah pelanggarnya diharapkan menurun.

Petugas juga melakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan kepada masyarakat. Terutama iwal pemakaian masker dalam setiap aktifitas, terutama saat berkendara, dan beraktifitas di luar. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar