Hukum & Kriminal

63 Pengunjung dan Pengelola Phonix Club Terjaring Operasi Yustisi

Pengunjung dan Pengelola Phonix Club saat menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (20/11/2020).(Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Para pengunjung yang tadinya sedang menikmati asiknya minuman keras dan bernyanyi ini pun sontak kaget saat petugas Tiga Pilar tiba di Phonix Club, Kenjeran, Surabaya, Minggu (20/12/2020). Setidaknya Polrestabes Surabaya mengamankan 63 pengunjung dan pengelola Rumah Hiburan Umum (RHU) Phonix Club ini.

Mereka terjating operasi yustisi lantaran melanggar Peprpres 6 Tahun 2020, Pergub dan Perwali tentang aturan jam malam RHU. Merek yang terjaring ini pun sontak langsung digiring ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo menjelaskan, penegakan protokol kesehatan di Surabaya masih berlanjut. “Sehingga kami harapkan kerjasamanya buat pengelola tempat hiburan umum untuk taati aturan. Baik itu aturan prokes 3M atau aturan buka jam operasional,” jelasnya kepada beritajatim.com.

“Ada sekitar 63 pengunjung dan pngelola yang diperiksa hari ini,” lanjutnya.

Tak hanya memeriksa pengelola dalam pelanggaran prokes dan jam operasional. Pengunjung dan pengelola juga diwajibkan untuk melakukan tes usap atau swab. Tujuannya untuk mendeteksi perjalanan virus yang sudah menyebar di ‘Kota Pahlawan’ ini.

Sementara itu, menurut informasi pemeriksaan pengunjung dan pengelola ini berlangsung hingga siang tadi. Sebab, petugas selain memeriksa administrasi usaha juga melakukan tes usap satu persatu buat 63 orang ini. “Kita tes swab supaya ketahuan tracking virusnya. Jika ada yang positif maka akan dilakukan karantina,” tansasnya.

Sementara itu yustizi protokol kesehatan juga digelar di Polsek gayungan pada hari ini Minggu dini hari (20/12/2020). Mereka menggelar operasi yustisi pelanggar protokoler kesehatan Jl. Ketintang Madya. Langkah ini dalam rangka menunjang 7 Program Prioritas Kapolri mewujudkan SDM Unggul Poin 2 Khusus dalam bidang Pemantapan Harkamtibmas.

Selain itu juga bertujuan untuk menegakkan Inpres no. 06 Th. 2020 dan Perwali No. 33 th 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokoler Kesehatan mengantisipasi. “Harapan kita bisa terut meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membentuk habit baik dan meminimalisir penyebaran Covid-19 di Wilkum Polsek Gayungan,” jelas Kapolsek Gayungan Kompol Gatot Hariyanto.(man/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar