Hukum & Kriminal

Amankan 5 Pelaku, Satnarkoba Polresta Mojokerto Sita Barang Bukti Sabu Warna Hijau

Waka Polresta Mojokerto, Kompol Hanis Subiyono saat rilis pengungkapan sabu hijau di Mapolresta Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Lima pelaku penyalahgunaan narkoba diamankan anggota Satnarkoba Polresta Mojokerto. Dari 85 gram sabu yang diamankan, sebanyak 70 gram sabu tersebut berwarna hijau. Ini merupakan penangkapan pertama barang bukti sabu warna hijau di Polresta Mojokerto.

Kelima pelaku tersebut yakni, Zanuar Ega Nanda warga Dusun Segawe, Desa Mojowarno, Muhtadun Yoffi Ardiansyah warga Desa Kemlagi, Abdul Kholil Anwar, Dian Sulistiono dan Rudiyanto merupakan warga Desa Mojopilang, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Pelaku pertama yang bernama Zanuar Ega Nanda di rumahnya dengan barang bukti satu plastik klip yang berisi sabu 0,38 gram, satu bungkus bekas rokok Track, satu unit Handphone (HP) merk OPPO. Pelaku mengaku mendapatkan barang dari Muhtadun Yoffi Ardiansyah.

Dari Yoffi diamankan barang bukti berupa satu plastik klip besar bungkus tissu berisi sabu warna hijau dengan berat 10 gram, satu plastik klip berisi sabu 5 gram, satu pak plastik klip kosong, satu buah HP merk VIVO, satu timbangan elektrik, uang tunai sebesar Rp300 ribu dari saku celana pelaku.

Uang tersebut hasil penjualan sabu dari pelaku ketiga yakni Abdul Kholil Anwar. Petugas mengamankan bersama dua pelaku lain yang sedang pesta sabu yakni Dian Sulistiono dan Rudiyanto. Dari ketiganya diamankan barang bukti berupa satu plastik klip berisi sabu seberat 0,26 gram.

Satu pipet kaca yang terdapat bekas sabu, satu perangkat alat hisab sabu dan satu buah HP merk OPPO. Kelimanya diamankan pada, Minggu (7/6/2020) di tiga tempat berbeda. Dari sabu yang diamankan tersebut terdapat sabu jenis baru yakni berwarna hijau.

Waka Polresta Mojokerto, Kompol Hanis Subiyono mengatakan, dari total 85 gram sabu yang diamankan, 70 gram merupakan sabu warna hijau yang diamankan dari OXI (DPO) bersama 1.000 butur doubel L. “Kita masih menunggu hasil Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur dan Mabes Polri karena ini temuan baru,” ungkapnya, Selasa (16/6/2020).

Yakni terkait perbedaan antara sabu warna putih dan hijau. Waka menjelaskan, harga sabu warna hijau lebih mahal dibanding warna putih yang sudah lama beredar di masyarakat yakni Rp1,5 juta per gram. Sementara sabu warna putih Rp1,2 juta sampai Rp1,25 juta per gram.

“Kita tidak bisa spekulasi, kita masih menunggu hasil dari laboratorium terkait apa perbedaannya. Karena ini jenis baru dan baru kita amankan. Lebih jauh belum tahu terkait jaringan mana dengan sabu warna hijau ini karena 70 gram sabu warna hijau itu, pelaku masih DPO,” katanya.

Dari lima pelaku tersebut, tiga pelaku merupakan pemakai dan dua pelaku merupakan pengedar. Kelima pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar