Hukum & Kriminal

Polsek Sawahan Surabaya Tangkap 2 Pengedar Uang Palsu

Surabaya (beritajatim.com) – Kepolisian mengamankan dua ibu rumah tangga pelaku terduga pengedar uang palsu. Kedua pelaku yakni Mardiana (49) dan Rosmawati (39) warga Bangkalan dan Sidoarjo. Mereka diamankan petugas saat ketahuan menggunakan uang palsu untuk membeli bahan makanan.

Ketiganya diamankan tim Anti Bandit Polsek Sawahan Surabaya. Keduanya dibekuk saat mengedarkan uang palsu (upal) pecahan 10.000 ribu dan 20.000 ribu. Bahkan, petugas mencurigai jika pelaku juga melakukan penukaran uang palsu ini dipinggir jalan. Hanya saja sampai saat ini petugas masih mendalami aksi kedua pelaku yang membuka jasa penukaran uabg palsu di jalanan.

“Polisi berhasil mengungkap kasus ini, setelah adanya informasi dari masyarakat. Bahwa ada peredaran upal di wilayah jalan Simo kwagen kuburan Surabaya. Berkat informasi itu, polisi bergegas menuju ke lokasi yang dimaksud. Memang benar, bahwa ada peredaran upal yang dilakukan oleh Mardiana (49) seorang wanita warga dusun jambu burneh bangkalan,” jelas Kapolsek sawahan Akp Wisnu Setiyawan Kuncoro, Jumat (15/5/2020).

Uang palsu yabg diamankan dari kedua pelaku saat menjalani pemeriksaan di mapolsek Sawahan, Surabaya, Jumat (15/5/2020).(Manik Priyo Prabowo)

Lebih lanjut kapolsek menjelaskan, saat itu anggota mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa ada seorang wanita paroh baya yang membeli rokok. Kuat dugaan wanita tersebut menggunakan uang palsu. Atas kecurigaan pemilik toko. Anggota menuju ke lokasi dan menangkap wanita yang dimaksud. Setelah dilakukan penangkapan tersebut, anggota melakukan penggeledahan dan menemukan uang palsu pecahan 10.000 ribu sebanyak 17 lembar dan pecahan 20.000 ribu sebanyak 22 lembar,” tambahnya.

“Setelah dilakukan interograsi, uang palsu itu didapat dari seorang wanita lain. Dari pengakuan tersangka pertama, anggota akhirnya menangkap Rosmawati (43) warga burneh bangkalan yang tinggal di krian Sidoarjo. Dari hasil pengembangan terhadap tersangka pertama, anggota kembali menangkap seorang wanita lagi di wilayah krian sidoarjo dan ditemukan 200 lembar upal pecahan 10.000 ribu,” ungkap Kapolsek Sawahan.

Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah Rosmawati di TKP ke 3 di Desa Plumpung Balongbendo Sidoarjo. “Ditemukan kembali uang yang diduga palsu pecahan 10.000 sebanyak 300 lembar. Yang disimpan di dalam kamar tersangka. Dari pengakuan Rosmawati, uang palsu tersebut di dapat dari Sdr. Abdul Azies saat ini berada di tahanan Polsek Tambun Polres Metro Bekasi dalam kasus yang sama uang palsu,” sebutnya.

“Kini kedua pelaku diamankan di polsek sawahan surabaya. Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti Uang palsu pecahan 10.000 sebanyak 517 lembar total Rp 5.170.000. Dan Uang palsu pecahan 20.000 sebanyak 22 lembar total Rp 440.000. Serta 2 HP Dan satu sepeda motor milik tersangka,” pungkas kapolsek. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar