Hukum & Kriminal

Buat Laporan Palsu, 2 Pemuda Ini Diringkus Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Ulah kedua pemuda ini, yang selanjutnya menjadi tersangka kasus laporan kehilangan palsu, berbuntut panjang. Pasalnya, laporan palsu perampasan laptop dengan modus ditodong senjata api serta senjata tajam menyebabkan Ilham Cahyo Setiawan (24), dan M.Setiawan Rahmadi meringkuk di jeruji penjara Polsek Driyorejo, Gresik.

Terungkapnya kasus laporan palsu ini bermula salah satu tersangka. Yakni, Ilham Cahyo Setiawan melaporkan bahwa terjadi perampasan laptop dengan modus tiga pelaku. Saat itu, pelaku versi tersangka menodongkan senjata api jenis pistol, dan senjata tajam jenis samurai di Jalan Raya Randegansari Driyorejo, Gresik.

Kemudian, pelaku mengambil secara paksa barang yang ada berupa satu unit laptop. Namun, setelah dilakukan pengecekan di TKP oleh petugas. Ternyata, laporan tersangka Ilham Cahyo Setiawan banyak kejanggalan. Bahkan, keterangan yang disampaikan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) selalu berbelit-belit.

Malahan setelah dilakukan pendalaman oleh Unit Reskrim Polsek Driyorejo yang dipimpin oleh Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin, mengakui bahwa laporan yang dibuat ke SPKT Polsek Driyorejo adalah palsu, dan hanya rekayasa saja.

“Pelaku memberikan keterangan palsu untuk mengelabui temannya Ahmad Gibral Thar Rahmatullah Vroticca sebagai pemilik laptop Asus Rog Type GL503GE yang sebelumnya telah dipinjam oleh pelaku, dan dijual kepada M. Setiawan Rahmadi Putra sebagai pemilik toko jual beli laptop second yang beralamat di Jalan Veteran Gresik,” ujarnya, Kamis (5/02/2020).

Lebih lanjut Wavek menuturkan, guna kepentingan penyidikan pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Driyorejo.

“Atas perbuatan dan membuat laporan palsu. Tersangka Ilham Cahyo Setiawan beserta M. Setiawan Rahmadi Putra sebagai penadah kami tahan dan dijerat dengan pasal 242 ayat (1) KUHP Pidana jo Pasal 220 KUHP setelah menjalani pemeriksaan,” tuturnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar