Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

55 Anak Yatim Terdampak Covid-19 Jadi Anak Asuh Polisi di Bojonegoro

Kapolres Bojonegoro mengangkat sejumlah anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 sebagai anak asuh polisi.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia mengangkat sejumlah polisi untuk menjadi orang tua asuh bagi 55 anak yang orang tuanya meninggal akibat terpapar Covid-19. Mereka menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yatim tersebut agar tetap bisa meraih cita-citanya.

“Pengangkatan orang tua asuh anak yatim piatu terdampak Covid-19 ini juga merupakan rangkaian menjelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-66,” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia, Jum’at (17/9/2021).

Orang tua asuh bagi anak-anak terdampak Covid-19 ini juga merupakan bentuk kepedulian dan empati Polres Bojonegoro terhadap anak-anak yang ditinggal orang tuanya (meninggal dunia) akibat terpapar Covid-19.

“Jangan berkecil hati, apa yang dicita-citakan harus terus dikejar dan Polres Bojonegoro siap mendukung apa yang menjadi mimpi kalian, yang penting niat dan semangat untuk rajin belajar,” pesan Kapolres.

Kegiatan tersebut dilanjutkan penyematan slempang yang bertuliskan “Anak Asuh Polantas” kepada perwakilan anak asuh oleh Kapolres Bojonegoro. Sekaligus pemberian peralatan sekolah dan santunan.

Disela-sela kegiatan, AKBP EG Pandia menyampaikan Polres Bojonegoro membawa Jargon ASTUTI (Agunge Sikap Tulung Tinulung) untuk terciptanya masyarakat Bojonegoro yang Produktif dan Energik untuk hidup yang lebih maju dan sejahtera.

Sekadar diketahui, orang tua asuh tersebut diharapkan bisa menjadi sarana agar anak-anak asuh tersebut sejahtera, bisa mengajarkan karakter, sosial dan budi pekerti yang baik, memberikan kasih sayang yang baik dan memberikan keterampilan hidup untuk bermasyarakat.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Bojonegoro, perwakilan jajaran Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) Bojonegoro, Wakapolres Bojonegoro, para pejabat utama Polres Bojonegoro dan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Bojonegoro. Kegiatan ini dalam rangka menjelang Hari Lalu Lintas (Lantas) Bhayangkara Ke-66 yang jatuh pada tanggal 22 September 2021 mendatang. [lus]


Apa Reaksi Anda?

Komentar