Hukum & Kriminal

5 Anggota Polres Ponorogo Dihukum Push Up Karena Tak Pakai Masker

Anggota Polres Ponorogo dihukum push up karena tidak pakai masker. (Foto/Polres Ponorogo)

Ponorogo (beritajatim.com) – Sebanyak lima anggota polisi kedapatan tidak pakai masker saat Propam Polres Ponorogo melakukan razia masker di area mapolres. Razia dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden nomor 6 tahun 2020, tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam mencegah dan pengendalian corona virus disease 2019 (Covid-19). Kasi Propam Polres Ponorogo Iptu Agus Wibowo menjelaskan pelaksanaan razia dilakukan sebanyak dua hari. Mulai hari ini, Selasa (18/8) dan Rabu (19/8) besok.

“Menindaklanjuti Inpres nomor 6 tahun 2020 untuk Polres Ponorogo pelaksanaan selama 2 hari, hari ini dan besok. Total ada 10 orang yang kedapatan tidak mengenakan masker, 5 orang anggota Polri dan 5 orang warga sipil, pemohon SIM,” terang Agus kepada awak media, Selasa (18/8/2020).

Agus menjelaskan lima orang anggota polisi, berasal dari unit intel 2 orang, satlantas 1 orang, TIK 1 orang dan satreskrim 1 orang. Khusus anggota Polri yang melanggar ini, kata Agus pihaknya memberi hukuman bermacam-macam. Mulai dari mengucapkan tribatra, menyanyikan lagu kebangsaan sampai hukuman fisik seperti push up.

“Anggota Polri yang melanggar dapat sanksi bermacam-bermacam, ada yang disuruh push up, mengucapkan tribatra dan menyanyikan lagu kebangsaan,” jelas Agus.

Sementara, untuk lima orang warga sipil pemohon SIM dihukum menyapu jalan sebagai tindakan efek jera. Kesepuluh orang ini kedapatan melanggar tidak memakai masker. Setelah dilakukan pengecekan, sebenarnya para pelanggar ini, sejatinya mempunyai masker. Namun saat razia tidak dipakai, hanya disimpan di saku baju atau di sepeda motor. “Rata-rata mereka bawa masker tapi tidak dipakai,” pungkas Agus.(end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar