Hukum & Kriminal

484 Narapidana Kediri Terima Remisi Kemerdekaan, 13 Orang Langsung Bebas

Kediri (beritajatim.com) – Pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia, ratusan narapidana di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas 2 A Kediri menerima remisi atau pengurangan masa tahanan. Dari seluruh penerima remisi kemerdekaan tersebut, 13 diantaranya langsung bebas.

Dua diantara napi yang bebas hari ini adalah Joko Pujianto (52) warga Papar, Kabupaten Kediri dan Purwiono (36) warga Tinalan, Kota Kediri. Mewakili ratusan napi lainnya, mereka mendapatkan remisi yang diberikan langsung oleh Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar dan Kepala Lapas Kelas 2 A Kediri, Kusmanto Eko Putro.

Joko merasa senang dan bersyukur bisa menerima remisi, sekaligus kebebasan di hari kemerdekaan ini. Napi kasus perjudian ini mengaku telah bertaubat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan salahnya.

Kusmanto Eko Putro, Kepala Lapas Kelas 2 A Kediri mengatakan, total napi yang menerima remisi kemerdekaan tahun ini sebanyak 484 orang. Sementara jumlah yang diusulkan ke kementerian hak asasi manusia sebanyak 493 orang napi.

“Saya berharap, mereka yang menerima remisi, khususnya yang bebas hari ini bisa menjalani kehidupan yang baik. Tidak akan mengulangi lagi perbuatannya,” himbau Kusmanto Eko Putro.

Dari total penerima remisi umum tersebut, sebenarnya ada 18 orang yang diusulkan bebas hari ini. Namun karena empat lainnya terganjal pembayaran denda dan satu napi telah bebas terlebih dahulu setelah mendapat cuti bersyarat, akhirnya hanya 13 orang napi yang langsung bebas.

Untuk diketahui, penghuni Lapas kelas 2A Kediri sebanyak 842 orang. Terdiri dari  682 napi dan sisanya 160 orang tahanan. [nng/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar