Hukum & Kriminal

400 Butir Pil Double L Hendak Diselundupkan ke Lapas Klas IIB Mojokerto

Napi Lapas Klas IIB Mojokerto yang mendapatkan makanan berisi pil double L. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto berhasil menggagalkan penyelundupan 400 butir pil double L. Ratusan pil koplo tersebut diselundupkan salah satu pembesuk perempuan untuk napi laki-laki kasus narkoba pada, Sabtu (12/1/2020) kemarin.

Kepala Pengamanan, Lapas Klas IIB Mojokerto, Wulan Agus Tomo mengatakan, penyeludupan pil koplo tersebut diketahui petugas pada saat memeriksa barang titipan pembesuk untuk warga binaan. “Kejadiannya kemarin sekitar pukul 09.30 WIB. Ada pembesuk, dia nitipkan makanan,” ungkapnya, Minggu (13/1/2020).

Masih kata Agus, petugas kemudian memeriksa barang yang dititipkan pembesuk untuk warga binaan, KA (29) warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Pembesuk yang diketahui berinisial, N (49) warga Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini datang mendaftar di loket kunjungan.

“Saat diketahui petugas, pembesuk sudah pulang karena memang setelah dia mendapatkan nomor antrian 97 itu hanya datang untuk menitipkan makanan untuk warga binaan kita. Dia menitipkan makanan berupa sayur lodeh tahu dan telur rebus,” katanya.

Agus menambahkan, ratusan pil koplo tersebut diselundupkan di dalam makanan yang dititipkan pembesuk. Menurutnya pembesuk tidak terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV), namun identitas sudah berhasil diketahui dari database Lapas Klas IIB Mojokerto saat mendaftar.

“Pembesuk berjenis kelamin perempuan dengan inisial N (49) warga Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Karena saat mendaftar, menggunakan fotocopy KTP tapi saat diketahui yang bersangkutan sudah tidak ada. Sudah pulang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto, Wahyu Susetyo membenarkan hal tersebut. “Iya baru dapat informasi. Karena Sabtu kemarin, kebetulan saya masih di Samarinda. Pembesuk perempuan ini menitipkan makanan untuk napi laki-laki kasus narkoba. Dia hanya menitipkan barang saja, jadi ditinggal setelah menitipkan,” tegasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar