Hukum & Kriminal

4 Maling Brankas SMKN 1 Pungging Terekam CCTV

Mojokerto (beritajatim.com) – Pasca penangkapan, Jumat (3/5/2019) lalu akhirnya Polres Mojokerto merealese empat pelaku pencurian uang Rp500 juta yang berada di brankas milik Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno  mengatakan, penangkapan keempat pelaku setelah teridentifikasi melalui rekaman Closed Circuit Television (CCTV). “Setelah dilakukan penyelidikan dan koordinasi antar polres, akhirnya pelaku berhasil diamankan,” ungkapnya, Senin (13/5/2019).

Masih kata Kapolres, dari hasil rekaman CCTV terlihat salah satu wajah pelaku kemudian dikoordinasikan antar polres baik satu polda maupun antar polda. Ada lima pelaku yang diamankan, namun satu pelaku tidak ikut serta dalam pembongkaran brankas SMKN 1 Pungging.

Keempat pelaku pencurian brankas SMKN 1 Pungging tersebut yakni, Purwanto (32) warga Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Irvan Rolobessy (27) warga Jalan Gelogor Carik No 15 DPS Dusun Gunung, Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Bali.

Ali Maruapey als Ali Marpih (37) warga Jalan Tial, Sala Hutu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku yang tinggal di Cakung Barat, Jakarta Timur dan Erik Faisal (20) warga Jalan Kelapa Molek II, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Keempatnya diamankan di Telaga Sarangan, Magetan.

Dari keempat pelaku diamankan sejumlah barang bukti diantaranya, satu unit mobil Daihatsu Sigra nopol B 2480 TYD warna abu-abu metalik, empat buah sebo atau tutup wajah, dua buah linggis, lima buah obeng merk Krisbow, tujuh buah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik pelaku.

Lima buah Handphone (HP) milik para pelaku, empat buah dompet milik pelaku, uang tunai Rp250 ribu, pakaian, sepatu dan tas milik para pelaku. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman sembilan tahun penjara. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar