Hukum & Kriminal

Operasi Patuh Semeru 2020

381 Pelanggaran Ditindak Petugas Selama Sepekan Terakhir

Pengendara bonceng tiga diamankan petugas dari jajaran Satlantas Polres Pamekasan, dalam giat Operasi Patuh Semeru 2020.

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 381 pelanggaran berhasil ditindak jajaran aparat Santlantas Polres Pamekasan, khususnya dalam sepekan terakhir Operasi Patuh Semeru 2020 yang digelar sejak Kamis hingga Rabu (23-29/7/2020) kemarin.

Pada operasi tersebut, terdapat delapan jenis pelanggaran, meliputi pelanggaran tidak mengenakan helm SNI, melawan arus, menggunakan handphone (hp) saat berkendara, melebihi batas kecepatan, pengemudi bawah umur, pengemudi dalam keadaan mabuk, boncengan lebih dari satu, serta tidak menggunakan safety belt (roda empat).

“Sepekan terakhir, terdapat 381 pelanggaran. Meliputi sebanyak 220 pelanggaran tidak memakai helm SNI, 8 melawan arus, 15 menggunakan HP saat berkendara, 54 dibawah umur, 4 tidak memakai sabuk keselamatan (safety belt) dan 80 pelanggaran lain-lain,” kata Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Didik Sugiarto, Kamis (30/7/2020).

Dari jumlah tersebut, jenis pelanggaran didominasi kendaraan sepeda motor sebanyak 377 kasus. Sedangkan usia pelanggar terbanyak adalah usia produktif dari 31-35 tahun sebanyak 70 pelanggar. “Untuk kecelakaan lalu lintas selama operasi hanya ada dua kejadian, di mana korban hanya mengalami luka ringan,” ungkapnya.

Petugas dari jajaran Satlantas Polres Pamekasan, saat menindak pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Dari itu kami kami mengimbau masyarakat khususnya para pengguna kendaraan bermotor agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, serta harus selalu budayakan sopan santun serta etika berlalu lintas di jalan dengan baik,” sambung Pak Didik.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari virus Covid-19, seperti selalu menggunakan masker, selalu jaga jarak, tingkatkan imun tubuh dengan rajin berolahraga, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan jauhi keramaian.

“Mari kita bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satunya dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan. Tidak kalah penting tetap selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar