Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Momen Kemerdekaan

363 Narapidana Lapas Kelas IIB Lamongan Dapat Remisi Umum

Penyerahan remisi umum bagi narapidana dan anak dalam rangka HUT ke-76 Kemerdekaan RI

Lamongan (beritajatim.com) – Pada momen peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun 2021 ini, sebanyak 363 narapidana lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Lamongan mendapatkan remisi umum.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Lamongan Supriyana menyampaikan, bahwa remisi tersebut sebagai bentuk apresiasi negara terhadap WBP (warga binaan pemasyarakatan) yang telah berhasil menunjukkan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas, dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri.

Lebih lanjut, Supriyana juga mengatakan, bahwa narapidana dan anak yang mendapatkan remisi umum itu telah memenuhi syarat administrasi. “Narapidana yang telah menjalani minimal 6 (enam) bulan masa pidana dapat diusulkan untuk mendapatkan remisi.” Ujar Kalapas Lamongan, Supriyana kepada wartawan, pada Rabu (18/08/2021).

Selain menjalani masa pidana selama 6 bulan, Supriyana juga menyebutkan, bahwa persyaratan berikutnya adalah narapidana harus berkelakuan baik atau tidak melanggar peraturan selama menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIB Lamongan.

“Selanjutnya narapidana harus mengikuti program pembinaan yang telah diselenggarakan di Lapas Lamongan dengan baik,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Maha Bintang Bima Putera, salah satu warga binaan Lapas Lamongan mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Kalapas beserta seluruh jajarannya, lantaran telah mendapatkan remisi sekaligus bebas, hal itu dikarenakan masa pidananya telah habis.

“Saya berterima kasih kepada bapak Supriyana selaku Kalapas Lamongan dan seluruh jajaran khususnya di bagian Binadik (Bimbingan narapidana/anak didik) karena untuk pengurusan remisi sangat mudah dan cepat, serta tidak dipungut biaya,” ungkap Bima.

Berdasarkan data yang dihimpun, menurut Pasal 1 Ayat 1 Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999, remisi adalah pengurangan masa pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang telah berkelakuan baik selama menjalani pidana terkecuali yang dipidana mati atau seumur hidup.

Selanjutnya, terdapat 5 jenis remisi yang dapat diperoleh oleh narapidana, di antaranya remisi umum, remisi khusus, remisi kemanusiaan, remisi tambahan, dan remisi susulan.

Sedangkan, untuk remisi umum merupakan remisi yang diberikan kepada narapidana pada saat memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), yakni setiap tanggal 17 Agustus. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar