Hukum & Kriminal

32 Warga Binaan Lapas Wanita Malang Jadi Guru Ngaji

32 Warga binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita Kelas II Sukun Malang lulus menjadi guru mengaji Al-Quran.

Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 32 Warga binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita Kelas II Sukun Malang lulus menjadi guru mengaji Al-Quran, Rabu (20/11/2019). Mereka ditetapkan sah menjadi guru mengaji saat berada di Lapas maupun setelah menghirup udara bebas.

LP Wanita Sukun bekerjasama dengan Ummi Foundation dalam sertifikasi guru mengaji ini. Pemberdayaan ini dianggap sebagai salah satu upaya lapas dalam melakukan pembinaan kepribadian warga binaanya.

“Kami bangga telah berhasil mencetak para ustadzah ini. Ketika sudah punya sertifikat, mereka bisa menjadi guru ngaji di lingkungan lapas, ketika sudah bebas juga bisa berguna untuk masyarakat sekitarnya,” ujar Kepala Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II Sukun Malang, Ika Yusanti.

Ika menyebut kegiatan religi di Lapas Wanita Sukun wajib diikuti seluruh warga binaan. Saat proses perekrutan guru ngaji ini, ada 87 warga binaan yang ikut mendaftar. Dari 87 itu kemudian dites dan disaring, hingga terpilih 32 guru ngaji yang tersertifikasi. Bahkan empat diantaranya telah dinyatakan bebas, sehingga mereka bisa menjadi pengajar di lembaga pendidikan Al-Quran di tengah lingkungan masyarakat.

“Output pembinaan kami terukur dan jelas, sedangkan untuk outcomenya, ilmu yang dipelajari ditularkan pada yang lainnya. Karena tidak semua warga binaan bisa membaca Al-Quran, yang sudah bisa baca pun tidak semuanya mampu membaca dengan benar. Guru ngaji yang diwisuda ini sudah teruji mulai dari pengucapan, tajwid, bahkan ada yang sudah sampai hafal jus 30,” tandas Ika.

Pihak Lapas Wanita Sukun berharap program sertifikasi guru mengaji dapat menghapus stigma negatif pada narapidana. Menurutnya pembinaan ini membuat warga binaan yang telah keluar dari lembaga pemasyarakatan memiliki nilai tambahan, tak hanya dari sisi religius, namun juga kemampuan menjadi tenaga pengajar. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar