Hukum & Kriminal

3 Tersangka Penculikan dan Pemerasan di Mojokerto Diamankan, Mereka Bawa Sabu

Mojokerto (beritajatim.com) – Pasca aksi penculikan dan penganiayaan, korban Sunaryo Utomo (35) melapor ke Mapolres Mojokerto. Anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto langsung melakukan pengejaran dan mengamankan tiga tersangka.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, korban warga Dusun Bangilan, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto melapor ke Mapolres Mojokerto. “Para tersangka langsung dilakukan pengejaran,” ungkapnya, Selasa (21/5/2019).

Masih kata Kapolres, Rabu (15/5/2019) Unit Resmob mendapatkan informasi terkait keberadaan para tersangka. Setelah dilakukan penyelidikan, para tersangka diamankan di sebuah rumah kontrakan di Desa Pandanarum, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

“Saat dilakukan penangkapan dan pengrebekan ditemukan barang bukti yang senilai Rp1,5 juta hasil pemerasan, 3 HP dan mobil Daihatsu Signa. Selain itu ditemukan narkoba jenis sabu seberat 27,1 gram dan 11 butir pil double L, alat hisab sabu dan timbangan,” katanya.

Kapolres menambahkan, terkait kasus narkoba tersebut masih dalam pengembangkan dan diselidiki petugas. Kasus penculikan dan pemerasan, lanjut Kapolres, para tersangka dijerat pidana umum, untuk kasus narkoba dijerat Undang-undang Narkoba.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Fery menambahkan, selain pengedar, para tersangka juga pemakai sabu. “Dugaan tersebut dikuatkan dengan hasil tes urine para pelaku. Hasil pendalaman, mereka memang satu jaringan pengedar sabu yang beroperasi di wilayah Mojokerto,” jelasnya.

Yakni dengan sasaran semua kalangan, mulai dari sopir, kernet, buruh pabrik, hingga kalangan pelajar untuk pil dobel L. Para pelaku dijerat dijerat Pasal 114 ayat, 2, Subsilinder Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

“Tiga pelaku ini sekarang sudah kami limpahkan ke satnarkoba untuk proses pengembangan,” pungkasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar