Hukum & Kriminal

3 Kali, Satpam Pabrik Kertas di Ngoro Ini Curi Kabel di Tempat Kerja

Mojokerto (beritajatim.com) – Eko Budiono (24) warga Desa Wulu RT 003 RW 004, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang diamankan Polsek Ngoro. Pelaku yang merupakan satpam ini mencuri kabel di tempatnya bekerja Pabrik kertas di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Pelaku beraksi saat shift malam yakni Minggu (7/7/2019) mulai pukul 19.00 WIB sampai Senin (8/7/2019) pukul 07.00 WIB. Di saat melaksanakan tugas sekira pukul 03.00 WIB situasi sepi, tanpa sepengetahuan rekan jaganya pelaku telah memotong kabel tembaga.

Kabel tembaga sepanjang kurang lebih 5 meter yang ada di dalam ruang produksi yang belum beroperasi dipotong oleh pelaku dengan menggunakan alat berupa tang potong dan cutter. Yang potong dan cutter tersebut telah dipersiapkan pelaku sebelumnya.

Kabel tersebut kemudian dilempar ke luar pagar pabrik dan ketika selesai jaga malam, kabel tembaga dibawa pulang dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat. Kabel hasil curian tersebut disembunyikan di kebun dengan cara ditutupi daun pisang kering.

Kanit Reskrim Polsek Ngoro, Iptu Selimat mengatakan, daun pisang kering tersebut didapat pelaku di jalan desa dekat rumah pelaku. “Perbuatan pelaku terungkap setelah perusahaan sering mengalami kehilangan kabel tembaga,” ungkapnya, Kamis (11/7/2019).

Petugas jaga menemukan potongan kabel tembaga yang belum sempat di bawa pelaku. Kanit menjelaskan, sewaktu diinterogasi petugas, pelaku mengakui bahwa pernah mengambil kabel tembaga sebanyak tiga kali di pabrik tempatnya bekerja tersebut.

“Pelaku mengaku pernah mengambil kabel tembaga sebanyak 3 kali yaitu pada bulan Mei, Juni dan terakhir pada tanggal 7 Juli 2019 kemarin. Akibat kejadian ini, management perusahaan PT Sun Paper mengalami kerugian kurang lebih Rp15 juta,” katanya.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa potongan kabel tembaga kurang lebih 5 meter, satu buah tang potong, satu buah cutter, satu unit sepeda motor Honda Beat nopol S 4074 ZV warna hitam yang digunakan sebagai sarana. “Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Ngoro, untuk pelaku kita jerat Pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” jelasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar