Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

25 Napi Lapas 1 Madiun Dilayar, 14 Ke Bojonegoro Sisanya ke Lamongan

Proses pemindahan narapidana dari Lapas 1 Madiun ke Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Senin (19/5/2022)

Madiun (beritajatim.com) – Sebanyak 25 narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) 1 Madiun dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Bojonegoro dan Lapas Kelas IIB Lamongan pada Kamis (19/5/2022). 14 narapidana yang dipindah ke Bojonegoro merupakan narapidana dengan kasus narkoba. Untuk yang dipindah ke Lamongan yakni 9 orang, 4 diantaranya merupakan narapidana kasus kriminal dan 5 narapidana kasus narkoba dengan rata-rata pidana 5 tahun keatas.

Berangkat dari Lapas 1 Madiun pada pukul 06.30 WIB dan sampai di Lapas Bojonegoro pada pukul 08.00 WIB. Berikut, untuk di Lamongan. Layaran narapidana tersebut di kawal oleh petugas pemasyarakatan sendiri dengan armada bus transpas.

Pelaksanaan pemindahan narapidana tetap mengacu pada protap yang berlaku. Dilakukan pemeriksaan fisik dan penggeledahan terhadap barang bawaan narapidana, serta dilakukan pengecekan berkas-berkas narapidana yang akan dipindah telah lengkap.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun, Kunrat Kasmiri menyebut bahwa terdapat 23 narapidana yang dipindah ke 2 Lapas di Jawa Timur. “Hari ini, Kamis 19 Mei 2022 kami melakukan pemindahan terhadap 23 narapidana di Lapas Kelas I Madiun. 14 napi dipindah ke Lapas Kelas IIA Bojonegoro dan 9 napi dipindah ke Lapas Kelas IIB Lamongan,” jelas Kalapas.

Pemindahan Narapidana adalah hal yang wajar dilakukan. Tujuannya guna kepentingan keamanan dan pembinaan lebih lanjut. Selain itu juga untuk mengurangi overcrowding/ kepadatan penghuni yang terjadi di Lapas Kelas I Madiun.

Selain untuk mengurangi over kapasitas, langkah pemindahan narapidana ini merupakan solusi untuk menjaga kondusifitas gangguan kamtib (keamanan dan ketertiban) di dalam Lapas.

Kasie Registrasi Widha Indra menyebut pemindahan narapidana dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku. “Kami lakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen narapidana yang akan dipindah, juga dalam pemindahan narapidana tetap memperhatikan protokol kesehatan” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas I Madiun, Hero Sulistyono. “Kami juga melakukan penggeledahan terhadap narapidana, melaksanakan pemeriksaan identitas sidik jari dan pemeriksaan fisik oleh petugas P2U,” jelasnya. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar