Hukum & Kriminal

2 Remaja Putri Kejar Jambret, Teriak-teriak, dan Berhasil

Dua pelaku jambret Alfiansyah Putro Nugroho (baju putih) dan pelaku Rofiq (Baju hitam) diamankan di Polsek Gondang Polres Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua pelaku penjambretan babak belur dihajar massa di Jalan Raya Pugeran, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Keduanya berhasil diamankan setelah dikejar dua remaja putri yang menjadi korban penjambretan kedua pelaku.

Kapolsek Gondang, AKP Purnomo mengatakan, aksi penjambretan yang dilakukan kedua pelaku terjadi pada, Minggu (12/1/2020) kemarin. “Dua pelaku ini menjambret HP pengendara sepeda motor yang merupakan dua remaja putri,” ungkapnya, Senin (13/1/2020).

Masih kata Kapolsek, kedua pelaku menjambret korban saat mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Dusun Tlasih, Desa Tawar, Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Korban NS (15) warga Desa Baureno Kecamatan Jatirejo dan SN (16) warga Desa Gebangsri, Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto, dipepet.

“Pelaku memepet motor korban dari sisi kiri lantas merampas HP milik, SN. Para pelaku putar balik saat melihat korban bermain HP di atas motor yang melaju ke Pacet. Setelah berhasil mengambil HP korbannya, para pelaku kabur ke arah Pugeran. Oleh korban dikejar sambil teriak maling,” katanya.

Kedua remaja putri tersebut mengejar dua pelaku jambret yang mengendarai motor Honda Beat warna putih tanpa plat nomor. Selama pengejaran berlangsung kedua remaja putri tersebut, lanjut Kapolsek, berteriak maling sehingga memicu masyarakat setempat untuk ikut mengejar kedua jambret.

“Teriakan korban juga didengar anggota Banser dan Bhabinkamtibmas yang melakukan patroli gabungan rutin di dekat lokasi tersebut. Anggota kemudian ikut mengejar jambret dengan mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku terjatuh dari motor setelah ditendang oleh anggota Banser yang ikut mengejar,” jelasnya.

Petugas berhasil mengamankan kedua pelaku jambret tersebut setelah para pelaku babak belur dihajar warga yang geram dengan perbuatannya. Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga mengamankan sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa plat nomor milik pelaku dan HP Vivo Y12 milik korban.

“Kami sudah koordinasi dengan Satreskrim Polres Mojokerto untuk menindaklanjuti kasus jambret ini. Pihak Satreskrim masih melakukan penyidikan terkait track record para pelaku. Korban tidak terluka, namun anggota Banser terluka di bagian punggung karena terjatuh dari motor matic usai menendang motor pelaku,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, pelaku Alfiansyah Putro Nugroho (21) warga Dusun Tropodo, Desa Seketi Barat, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo berperan sebagai eksekutor. Sedangkan, Rofiq (21) warga Dusun Kebaron, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto berperan sebagai joki sepeda motor.

“Di hadapan penyidik, para pelaku mengaku jika aksi tersebut dilakukan pertama kalinya. Namun kami tidak percaya begitu saja, untuk itu kasus ini kami masih melakukan penyidikan,” tegasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar