Hukum & Kriminal

2 Orang Jadi Tersangka Investasi Bodong Penggemukan Sapi di Ponorogo

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemilik CV Tri Manunggal Jaya (TMJ) Hadi Suwito dan bendaharanya berinisial AS ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus investasi bodong penggemukan sapi perah.

Penetapan tersangka oleh Polres Ponorogo tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan keterangan saksi korban maupun keterangan ahli. Sehingga sudah cukup untuk memenuhi unsur untuk menetapkan tersangka kepada mereka.

“Kami sudah tetapkan 2 tersangka, yakni pemilik atau direktur CV TMJ dan bendahara CV TMJ,” kata Kapolres Ponorogo AKBP. Arief Fitrianto, Sabtu (22/2/2020).

Saat ini petugas, kata Arief sedang melakukan pengembangan  dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para tersangka. Jadi jika dalam perjalanannya nanti ada tersangka baru, akan ditetapkan lebih lanjut. Namun untuk sementara masih ada 2 tersangka yang diamankan oleh Polres Ponorogo. Arief menyebut jika hingga saat ini, yang melaporkan secara resmi ada 14 orang.

“Bagi masyarakat yang merasa dirugikan terkait investasi bodong penggemukan sapi perah harap segera melapor ke pihak kepolisian,” Pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, dugaan investasi bodong saat ini juga terjadi di Ponorogo, investasi ini berkedok kerjasama kemitraan dalam penggemukan sapi perah. Investasi yang dikelola oleh CV. Tri Manunggal Jaya dengan pemilik bernama Hadi Suwito, diduga melakukan wanprestasi kepada para mitra kerjanya mulai awal Januari tahun 2020. Sehingga menyebabkan kerugian ribuan mitra kerjanya yang tersebar di pelosok Indonesia.

“Jadi korbannya ini bukan hanya orang Ponorogo saja, ada orang Jogja, Papua, Jambi, Riau dan masih banyak lagi,” Kata Kuasa Hukum para korban Didik Harianto (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar