Hukum & Kriminal

2 Kali Masuk Bui, Nur Tak Kapok Menjambret

Pelaku penjambretan atau pencurian dengan kekerasan yang ditembak kedua kakinya oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya, belum lama ini. (Istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Nur Hadi alias Edi (25) akhirnya tertangkap usai masuk daftar pencarian orang selama 3 bulan. Pelaku perampasan atau pencurian dengan kekerasan ini tertangkap usai lari dan sembunyi di luar kota. Iptu Agung Kurnia Putra, Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya menjelaskan, penangkapan pelaku tertangkap usai petugas memperoleh informasi bahwa Nur Hadi pulang kampung.

“Selanjutnya informasi kita tindaklanjuti dan benar pelaku NH (25) ini ada di rumah. Kemudian tim opsnal melakukan pengintaian dan menangkap pelaku,” jelasnya kepada beritajatim.com, Jumat (18/9/2020).

Tak mau menurut begitu saja, pelaku justru melawan petugas dan melarikan diri. Petugas yang berjumlah lebih dari tiga orang ini pun mengepung pelaku. Hanya saja, pelaku masih mencoba untuk melawan dan lari. Sampai akhirnya tembakan peringatan pun dilepaskan. Namun lagi pelaku NH juga tak mau menyerahkan diri, hingga akhirnya pelaku ditembak kakinya.

“Sempat melawan dan melarikan diri. Jadi kita tembak tegas terukur dan kakinya kita lumpuhkan. Bahkan meski tertembak satu kaki pelaku masih nekat lari dan kemudian tembakan kedua kita lepaskan,” paparnya.

Usai diamankan NH yang juga residivis dua kali maauk penjara ini diperiksa. Dalam pemeriksaan pelaku mengaku usai keluar penjara sudah melakukan beberapa kali aksi kejahatan di jalan. Di antaranya Jalan Diponegoro dan jalan Simo, Jalan Banyuurip.

Saat beraksi, pelaku yang rekannya lebih dahulu tertangkap massa ini pun selalu mencari korban. Dengan mengelilingi jalanan, pelaku mencari korban yang lengah, mudah dan tak melawan saat dirampas. Kini NH pun harus merasakan dua timah panas dan akan kembali masuk penjara dengan tuduhan pasal 365 KUHP atau tindak pidana pencurian dengan kekerasan. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar