Hukum & Kriminal

2 Kakek Perkosa Pelajar, Satu di Ladang Tebu, Satunya di Rumah Kosong

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Polres Mojokerto menetapkan dua orang kakek dalam kasus pencabulan dan pemerkosaan. Keduanya terbukti melakukan aksi pencabulan dan pemerkosaan terhadap seorang pelajar yang merupakan tetangga kedua tersangka.

Kedua tersangka yakni, Pujiono (57) dan Wuliyono (65) warga Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Sementara korban berinisial PDW (15) yang merupakan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang merupakan tetangga tersangka.

Aksi pencabulan dan pemerkosaan tersebut dilakukan kedua tersangka dalam waktu dan lokasi yang berbeda. Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan serta meminta keterangan sejumlah saksi, akhirnya Satreskrim Polres Mojokerto menetapkan tersangka.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, kedua terlapor ditetapkan tersangka pada, Jumat (16/7/2021) hari ini. Pasca penerapan tersangka, pihaknya langsung melayangkan panggilan kepada kedua tersangka untuk dilakukan pemeriksaan.

“Panggilan sudah kami kirimkan hari ini, untuk pemeriksaan minggu depan. Jadi surat panggilan sudah diterima oleh para terlapor yang hari ini sudah kami tetapkan sebagai tersangka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

Kasat menjelaskan, aksi bejat kedua tersangka dilakukan sekitar bulan April 2021 lalu. Tersangka Wuliyono melakukan aksi bejatnya di ladang tebu dan memberikan uang Rp20 ribu kepada korban, sementara tersangka Pujiono melakukan aksi bejatnya ke rumah kosong dan memberikan uang Rp50 ribu. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar