Hukum & Kriminal

2 Jambret Ini Incar Gadis SMP dan SMA, Alasannya Jarang Melawan

Dua pelaku penjambret spesialis ponsel dengan korban pelajar SMP dan SMA jalani gelar perkara di Mapolsek Sukolilo, Surabaya, Senin (9/3/2020). (manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Hendak ditangkap petugas Polsek Sukolilo, dua remaja terpaksa ditembak kakinya karena lari. Dua pelaku penjambretan yang diketahui bernama Reynaldi (19) dan Yuda Prastyo (23) ini merupakan warga Ngagel, Wonokromo, Surabaya.

Keduanya spesialis jambret ponsel milik siswi SMP dan SMA di kawasan Sukolilo, Surabaya. Menurut Yuda salah satu pelaku, dirinya mengincar wanita karena mudah dan lemah.

“Soalnya kalau wanita itu kebanyakan gak melawan. Jadi anak-anak sekolah ini yang kami cari tuk dijambret ponselnya. Baru tiga kali jambret dan barang kita jual secara online dengan harga sekitar Rp 750.000-an,” ucapnya.

Kapolsek Sukolilo, Kompol Bunari menjelaskan, kedua pelaku ini mengaku tiga kali menjambret di tiga titik. Ada Jalan Nginden Intan dan dua titik lain di kawasan Sukokilo. Menurut pengakuan para pelaku, mereka menjambret untuk dipakai pesta miras dan karoke.

“Mereka mencuri sudah tiga kali dan semua di pekan yang sama di wilayah Sukolilo. Mereka terekam kamera pengawas dan diketahui menggunakan sepeda. Sampai akhirnya pada Rabu (4/3/2020) malam hari pelaku dengan ciri-ciri yang sama melintas dan dilihat petugas. Selanjutnya diikuti dan diperiksa ada ponsel yang ditaruh di jok motor,” paparnya.

Usai mengetahui ada ponsel di jok motor, petugas meminta kedua orang ini untuk membuka ponsel tersebut. Hanya saja kedua pelaku tak bisa membukanya dan petugas pun melakukan pemeriksaan.

Saat hendak ditangkap, keduanya melawan dan lari. Saat itu petugas melakukan penembakan tegas dan terukur sampai akhirnya kaki kedua pelaku dilumpuhkan.

“Jadi malah lari pas mau diamankan, akhirnya petugas menembakan peringatan dan gak digubris pelaku. Sampai akhirnya kita lumpuhkan kakinya,” tandad kapolsek.

Usai diamankan dan terkapar di jalanan kawasan ITC, kedua pelaku dibawa ke RS untuk mendapatkan pertolongan dan kini kedua pelaku sudah diamankan di mapolsek. Sedangkan barang bukti yang diamankan adalah sepeda motor Honda Genio L 2108 PD dan ponsel pintar milik korban yang belum sempat dijual. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar