Hukum & Kriminal

2 Bandar Narkoba Kelas Teri Asal Gresik dan Sidoarjo Diringkus Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Dua bandar narkoba jenis sabu kelas teri diringkus tim Satreskoba Polres Gresik. Masing-masing Wahyudi Utomo (39) asal Perum PPS Jalan Rivera Barat III/14 Desa Suci Gresik, dan M.Syahrulloh (21) warga Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

Kedua bandar diringkus saat melakukan transaksi dengan pelanggannya di depan warung kopi Jalan Raya Desa Legundi Driyorejo, Gresik.

Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga menyita barang bukti. Berupa satu bungkus rokok yang didalamnya berisi 10 bungkus klip plastik berisi sabu dengan berat timbang. Mulai dari 1,68 gram, 1,42, 0,29, 0,30 hingga 0,31 gram sabu yang siap edar.

“Di samping sabu, kami juga menyita dua ponsel dan satu unit mobil Dhaihatsu Sigra W 1335 QN,” ujar Kasatreskoba Polres Gresik AKP Herry Kusnanto, Kamis (21/01/2021).

Herry menambahkan, terkait dengan kasus narkoba ini, anggotanya di lapangan akan terus mengembangkan penyelidikan. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan ada jaringan dari luar Gresik yang terlibat.

“Kami akan terus mengembangkan kasus ini. Sebab, wilayah Driyorejo menjadi atensi karena kerap kali dijadikan peredaran narkoba,” imbuhnya.

Sementara pelaku Wahyudi Utomo menuturkan, dirinya sudah lama kenal dengan M.Syarulloh karena masih satu jaringan. Hasil dari transaksi ini selanjutnya diedarkan lagi dengan harga paket hemat.

“Sebelum diedarkan lagi kami keburu ditangkap petugas beserta barang bukti,” tuturnya.

Saat ini kedua pelaku meringkuk di penjara usai menjalani pemeriksaan. Keduanya juga dijerat pasal 114 ayat (1)Subs Pasal 112 (ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar