Hukum & Kriminal

Operasi Pekat Semeru 2021

16 Tersangka dari 11 Kasus Narkoba Ditangkap Polres Pamekasan

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar (tengah) menyampaikan ungkap kasus hasil Operasi Pekat Semeru 2021 di halaman Mapolres Pamekasan, Jl Stadion 81, Senin (5/4/2021). [Foto: Humas Polres Pamekasan for beritajatim.com]

Pamekasan (beritajatim.com)Polres Pamekasan menangkap sebanyak 16 tersangka dalam penyalahgunaan narkoba, khususnya dalam Operasi Pekat Semeru 2021 yang digelar selama 12 hari terakhir. Terahitung sejak 22 Maret hingga 2 April 2021.

Dari total tersangka, mereka terlibat dalam 11 kasus penyalahgunaan barang haram yang digelar dalam rangka cipta kondisi demi mewujudkan kabupaten Pamekasan yang aman dan kondusif. Khususnya menyambut Ramadan 1442 Hijriyah.

“Giat operasi ini berkat kerjasama dan peran serta semua stakeholders di Pamekasan, mulai dari TNI, tokoh masyarakat, dan sejumlah instansi lainnya, tidak terkecuali rekan-rekan awak media,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, Selasa (6/4/2021).

Pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba tersebut, juga tidak lepas dari beberapa kasus lain yang diungkap jajaran personil di lingkungan korp baju cokelat khususnya dalam rangka cipta kondisi. Di antaranya kasus premanisme, prostitusi, pornografi, perjudian, miras, petasan, serta bahan peledak (handak).

“Dalam giat ini, terdata sebanyak 133 kasus dengan total sebanyak 168 tersangka kita ungkap selama operasi pekat semeru. Termasuk di antaranya 16 tersangka dari 11 kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pamekasan,” ungkapnya.

Hal tersebut tidak lepas dari kerja keras anggota di lingkungan instansi yang dipimpinnya, termasuk kerjasama dari seluruh stakeholders di Pamekasan. “Semoga kerjasama ini kedepan terus berlanjut, terjalin dan bersinergi. Sehingga bisa menciptakan suasana aman dan kondusif menuju Pamekasan Hebat,” jelasnya.

“Dari total tersangka yang diamankan petugas, terdapat sebanyak 28 orang langsung ditahan dan menjalani proses hukum. Sedangkan sebanyak 187 orang lainnya dilakukan pembinaan lebih lanjut,” tegasnya.

Untuk diketahui, angka kasus penyalagunaan narkoba yang diungkap jajaran Satreskoba Polres Pamekasan, khususnya selama 2020. Naik sekitar 15,79 persen dibandingkan ungkap kasus serupa pada edisi 2019 lalu, di mana pada 2020 terdata sebanyak 110 kasus, lebih tinggi 15 kasus dibandingkan kasus serupa pada 2019 dengan total sebanyak 95 kasus.

Selain angka kasus, jumlah tersangka dalam kasus tersebut juga mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai prosentase mencapai angka 37,80 persen. Di mana total tersangka pada 2019 tercatat sebanyak 127 orang, sedangkan tahun ini sebanyak 175 orang.

Tidak hanya untuk angka kasus maupun tersangka penyalahgunaan narkoba, peningkatan serupa juga terdapat pada jenis barang bukti yang berhasil diamankan petugas. Seberat 157,13 gram sabu dan sebanyak 120 butir pil ekstasi pada 2019, naik menjadi seberat 180,61 gram sabu dan sebanyak 632 butir pil ekstasi pada 2020. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar