Hukum & Kriminal

12 Hari, Polres Kediri Bekuk 23 Tersangka Pengedar Antar Kota

Kediri (beritajatim.com) – Satresnarkoba Polres Kediri berhasil mengungkap 23 kasus peredaran narkoba. Dari hasil ungkap tersebut, petugas berhasil menangkap 23 tersangka yang merupakan resedivis dan jaringan antar kota berikut barang bukti narkoba berbagai jenis, mulai dari sabu-sabu, pil dobel L sebanyak 850 ribu butir, serta puluhan butir pil jenis psikotropika.

Puluhan tersangka tersebut diringkus dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020 selama 12 hari. Mereka terdiri dari pelaku peredaran obat keras narkotika dan psikotropika  serta, jenis pil dobel L. Sementara barang bukti yang diamankan adalah 9,6 gram sabu siap edar 850 ribu butir pil dobel L, psikotropika pil aprazolam sebanyak 45 butir, 30 butir pil arkine, serta 32 butir pil jenis trihexyphenidil.

AKBP Lukman Cahyono, Kapolres Kediri mengatakan dari haril ungkap kasus narkoba dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020 tersebut, petugas berhasil mengamankan satu tersangka pengedar. Sementara itu, di hadapan petugas Ahmad Faarikh alias Bandil tersangka dengan barang bukti 850 ribu butir pil dobel L mengaku sebagai pengedar jaringan antar Kota.

“Tersangka mengedarkan narkoba diseluruh wilayah Kabupaten Kediri,” kata AKBP Lukman Cahyono.

Kapolres menambahkan, para tersangka yang ditangkap tersebut, rata – rata adalah resedivis kambuhan serta mengincar anak muda dan pelajar sebagai sasaran penjualannya. Selain mengamankan barang bukti narkoba, petugas juga mengamankan 2 unit mobil, 1 unit sepeda motor, telepon genggam, bong, pipet kaca.

Tersangka pengedar sabu – sabu terancam dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsideir pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman paling singkat 5 tahun penjara, paling lama dua puluh tahun penjara, tersangka pengedar psikotropika dijerat dengan pasal 62 UU RI Nomor 5 tahun 1997 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan tersangka pengedar pil dobel L dijerat dengan pasal 197 sub pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar