Hukum & Kriminal

Hari ke-5 PPKM

118 Pelanggar dan 7 Tempat Usaha di Mojokerto Disanksi

Operasi Yustisi yang digelar Polresta Mojokerto, Selasa (19/1/2021).

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 118 orang pelanggar protokol kesehatan terjaring Operasi Yustisi yang digelar Polresta Mojokerto beserta tiga pilar Polres dan Polsek jajaran di hari ke-5 Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah hukum Polresta Mojokerto.

Selain menjaring 118 orang pelanggar protokol kesehatan, sebanyak tujuh tempat usaha di Kota Mojokerto diberikan sanksi lantaran buka di atas pukul 20.00 WIB. Seperti warung kopi (Warkop), cafe dan warung makan. Sebanyak 118 orang pelanggar dan tujuh tempat usaha tersebut terjaring di Operasi Yustisi hari ke-5.

Kasubbag Hukum Polresta Mojokerto, Iptu¬†R Indra Wijaya¬†mengatakan, Operasi Yustisi saat PPKM digelar tiga hari dalam sehari di wilayah hukum Polresta Mojokerto. “Yakni siang, sore dan malam. Untuk malam fokus PPKM namun jika ditemukan pelanggar, tetap diberikan sanksi,” ungkapnya, Rabu (19/1/2021).

Masih kata Kasubbag Hukum, Operasi Yustisi pada, Selasa (19/1/2020) siang terjaring sebanyak 52 orang pelanggar protokol kesehatan, sore sebanyak 21 orang pelanggar protokol kesehatan dan malam hari sebanyak 45 orang protokol kesehatan.

“Untuk pelanggar protokol kesehatan sebanyak 118 orang diberikan sanksi tipiring (tindak pidana ringan). Sementara untuk tempat usaha yang masih buka di atas pukul 20.00 WIB diberikan sanksi sesuai Perwali Nomor 5 Tahun 2020,” katanya.

Operasi Yustisi yang digelar tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19. PPKM berlaku mulai tanggal 15 Januari hingga 28 Januari 2021. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar